Simon Santoso Terhenti di Babak II

Reky Kalumata | Suara.com

Kamis, 19 Juni 2014 | 21:03 WIB
Simon Santoso Terhenti di Babak II
Simon Santoso saat bertanding di Indonesia Open di Jakarta beberapa waktu lalu. (Antara/Yudhi Mahatma)

Suara.com - Simon Santoso sudah tersingkir di babak kedua BCA Indonesia Open Super Series Premier 2014 setelah kalah dari Hu Yun dengan skor 16-21, 21-13, 20-22 di Istora Senayan Jakarta, Kamis (19/6/2014).

Simon yang sebenarnya mendapatkan dukungan penuh dari penonton di Istora ternyata tidak masih dalam kondisi terbaik. Pemain yang akan kembali ditarik ke pelatnas ini bermain kurang tenang sehingga harus menyerah di game pertama dengan skor 16-21.

Dukungan kepada juara Singapura Open Super Series 2014 terus terjadi pada game kedua. Riuhan penonton ternyata mampu membangkitkan semangat Simon sehingga mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menang digame kedua dengan skor 21-13.

Pada game penentuan, Simon bermain dengan agresif meski lawan yang berasal dari Hongkong juga bermain taktis. Simon-pun terus memimpin dalam mengumpulkan poin. Hanya saja Hu Yun mampu menyusul hingga kedudukan sama kuat 18-18.

Saat krusial, justru Simon sering melakukan kesalahan sendiri meski akhirnya mampu mengejar hingga kedudukan 20-20. Disinilah mental Simon diuji. Hanya saja ujian tersebut tidak bisa dilalui dan harus menyerah dari Hu Yun dengan skor 20-22.

Penonton yang memadati Istora terlihat tercengang saat bola pengembalian dari Simon keluar dari lapangan. Dengan kekalahan ini harapan Indonesia ditunggal putra terancam pupus karena hampir semua wakil yang ada sudah mulai berguguran.

Kekalahan Simon ini menambah daftar panjang pemain tunggal putra Indonesia yang gagal dikejuaraan dengan total hadiah 750 ribu dollar AS. Sebelumnya ada Tommy Sugiarto, Hayom Rumbaka dan Alamsyah Yunus yang pupus di babak pertama.

"Hu Yun main cukup tenang. Justru saya yang bermain terburu-buru. Saya harus belajar lebih tenang untuk menghadapi kejuaraan berikutnya," kata Simon usai pertandingan.

Menurut dia, pada pertandingan babak kedua terutama di game ketiga dirinya mengaku  kurang sabar dan ingin segera menyelesaikan pertandingan. Kondisi itu justru membuat menguntungkan lawan yang sejak awal memang menunggu kesalahan Simon.

"Saya juga banyak melakukan kesalahan sendiri. Hari ini emang saya kalah. Semoga hasil ini bisa memacu semangat agar bisa bermain lebih baik lagi," katanya menambahkan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tontowi/Liliyana Terus Melaju, Firda dan Kevin/Greysia Tumbang

Tontowi/Liliyana Terus Melaju, Firda dan Kevin/Greysia Tumbang

News | Kamis, 19 Juni 2014 | 15:06 WIB

Tommy Sugiarto Menyerah di Tangan Pemain Non Unggulan Denmark

Tommy Sugiarto Menyerah di Tangan Pemain Non Unggulan Denmark

News | Rabu, 18 Juni 2014 | 22:47 WIB

Kevin/Greysia Bekap Ganda Cina, Sony Ditekuk Chong Wei

Kevin/Greysia Bekap Ganda Cina, Sony Ditekuk Chong Wei

News | Rabu, 18 Juni 2014 | 10:13 WIB

Terkini

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:07 WIB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB