Terpidana Mati Raheem Agbaje Gugat Jokowi

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 05 Maret 2015 | 22:00 WIB
Terpidana Mati Raheem Agbaje Gugat Jokowi
Pemindahan Bali Nine. (Antara)

Suara.com - Stephanus Jamiu Owolabi Abashin alias Raheem Agbaje menggugat Presiden Joko Widodo. Dia adalah terpidana mati kasus narkoba asal Nigeria.

Gugatan itu diajukan ke ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Permohonan grasi Raheem ditolak Jokowi.

Pengacara Raheem, Utomo Karim menjelaskan penolakan grasi Jokowi tidak sah atas nama hukum. Maka itu dia menggugat. Dia mengklaim gugatannya itu diterima PTUN dan akan mulai sidang 9 Maret mendatang.

"Keputusan penolakan grasi menjadi tidak sah karena adanya UU RI No. 5 tahun 2010 tentang grasi sebagai perubahan UU RI No 22 tahun 2002. Penolakan grasi klien saya juga baru keluar pada tahun 2015 ini. Untuk itu kami mengajukan gugatan ke PTUN," kata ujar Utomo saat dihubungi, Kamis (5/3/2015).

Dia berharap Kejaksaan Agung menunda eksekusi mati terhadap Raheem. "Jangan sampai ketika gugatan klien kami menang. Tapi sudah mati di tangan para eksekutor," jelasnya.

Raheem Agbaje Salami ditangkap di Bandara Juanda pada 1997 karena kedapatan membawa 5,2 kilogram heroin. Pria asli Nigeria itu diproses hukum dan langsung divonis hukuman mati pada tahun 1999.

Setelah putusan berkekuatan hukum tetap, dia mengajukan grasi pada 11 September 2008. Jawaban grasi tersebut baru turun tujuh tahun kemudian yang isinya ditolak.

Sejak tahun 2007, Raheem menempati Lapas Kelas 1 Madiun setelah dipindah dari Lapas Porong, Sidoarjo. Kini ia sedang menanti pelaksanaan eksekusi bersama terpidana mati kasus narkoba lainnya di Lapas Besi, Nusakambangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tolak "Barter" Terpidana dengan Australia

Jokowi Tolak "Barter" Terpidana dengan Australia

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 19:23 WIB

Jaksa Agung: Rela Nggak, Orang yang Racuni Bangsa Kita Ditukar?

Jaksa Agung: Rela Nggak, Orang yang Racuni Bangsa Kita Ditukar?

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 18:29 WIB

Indonesia Tolak Tawaran Australia untuk Tukar Tahanan

Indonesia Tolak Tawaran Australia untuk Tukar Tahanan

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 14:59 WIB

Tawari Barter Terpidana, Hikmahanto: Australia Bodohi Indonesia

Tawari Barter Terpidana, Hikmahanto: Australia Bodohi Indonesia

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 14:15 WIB

Tawaran "Barter" Terpidana Australia Tak Pengaruhi Eksekusi Mati

Tawaran "Barter" Terpidana Australia Tak Pengaruhi Eksekusi Mati

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 14:05 WIB

5 Hal yang Belum Anda Tahu Soal Hukuman Tembak Mati

5 Hal yang Belum Anda Tahu Soal Hukuman Tembak Mati

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 10:52 WIB

Australia Usulkan Duo "Bali Nine" Ditukar dengan Napi Indonesia

Australia Usulkan Duo "Bali Nine" Ditukar dengan Napi Indonesia

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 07:57 WIB

Wapres Berharap Tak Ada Lagi Gangguan di KJRI Sydney

Wapres Berharap Tak Ada Lagi Gangguan di KJRI Sydney

News | Rabu, 04 Maret 2015 | 18:37 WIB

5 Permintaan Terakhir Paling Menyentuh Sebelum Maut Menjemput

5 Permintaan Terakhir Paling Menyentuh Sebelum Maut Menjemput

News | Rabu, 04 Maret 2015 | 15:34 WIB

Duo "Bali Nine" Dieksekusi Minggu Tengah Malam?

Duo "Bali Nine" Dieksekusi Minggu Tengah Malam?

News | Rabu, 04 Maret 2015 | 15:22 WIB

Terkini

Prabowo Sudah Sering Ingatkan! Istana Prihatin Pejabat Kabinet Terseret Korupsi Dua Hari Beruntun

Prabowo Sudah Sering Ingatkan! Istana Prihatin Pejabat Kabinet Terseret Korupsi Dua Hari Beruntun

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:11 WIB

Terbangun karena Hawa Panas! Warga Berhasil Menyelamatkan Diri Saat 30 Rumah di Johar Baru Terbakar

Terbangun karena Hawa Panas! Warga Berhasil Menyelamatkan Diri Saat 30 Rumah di Johar Baru Terbakar

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:43 WIB

Korupsi Massal! Selain Wamen Silmy Karim, KPK Tahan Plt Dirjen Imigrasi hingga Pejabat Kanwil Jabar

Korupsi Massal! Selain Wamen Silmy Karim, KPK Tahan Plt Dirjen Imigrasi hingga Pejabat Kanwil Jabar

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:31 WIB

Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas

Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:19 WIB

Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri

Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:09 WIB

Sidang Vonis Kasus K3: Akankah Eks Wamenaker Noel Dihukum 5 Tahun Bui?

Sidang Vonis Kasus K3: Akankah Eks Wamenaker Noel Dihukum 5 Tahun Bui?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:46 WIB

Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan

Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:32 WIB

Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat

Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:32 WIB

Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis

Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:25 WIB

Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan

Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:22 WIB