PBNU: Gabung ISIS Pilihan Salah!

Ardi Mandiri

Jum'at, 17 April 2015 | 23:43 WIB
PBNU: Gabung ISIS Pilihan Salah!
Anak-anak di video ISIS. (Twitter)
Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Adnan Anwar menilai bergabung dengan kelompok Islamic State of Iraq and Syria adalah pilihan salah yang tidak sepatutnya diikuti oleh warga Negara Indonesia.

"Tidak ada alasan buat WNI menerima pengaruh radikal dan ikut-ikutan pergi ke Timur Tengah dan bergabung di kawasan konflik, apalagi bergabung dengan ISIS," kata Adnan di Jakarta, Jumat.

Ia menegaskan bahwa konflik yang terjadi di Timur Tengah yang terkait dengan ISIS secara ideologi dan geopolitik sama sekali tidak terkait dengan Indonesia.

Menurut dia, konflik yang melibatkan ISIS sebenarnya lebih kepada persoalan ekonomi yakni perebutan sumber daya alam di kawasan Timur Tengah.

"Jadi, kalau ada mobilisasi ISIS di Indonesia menurut saya sudah salah arah. Tidak ada jihad di situ," katanya.

Menurut Adnan, yang terjadi di Suriah justru saling membunuh di antara sesama Muslim.

Secara terpisah, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Andi Aulia Rahman mengatakan bahwa paham kekerasan sudah menjadi ancaman serius bagi Indonesia.

"Saat ini radikalisme sudah jadi ancaman yang membahayakan bagi generasi muda karena massif dan ternyata banyak anak muda yang terpengaruh dan kemudian berangkat ke negara lain karena yakin dengan paham radikal itu," katanya.

Menurut dia, upaya menanggulangi radikalisme tidak dapat dibebankan seluruhnya kepada negara. Justru, tameng utama untuk menahan ajaran radikalisme terletak di tangan anak muda itu sendiri.

"Cara ampuh untuk mencegah ancaman itu adalah dengan menfilter semua informasi yang diterima. Kita bisa filter informasi radikal dengan browsing di internet, bertanya ke keluarga atau dosen," katanya.

Tameng kedua untuk mencegah radikalisme, menurut Andi adalah keluarga. Ia mengatakan bahwa keluarga adalah tiang utama bagi generasi muda.

"Keluarga tempat kita kembali, karena itu peran keluarga sangat kuat untuk menahan pengaruh radikalisme," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mantan Model Australia Tewas di Medan Perang ISIS

Mantan Model Australia Tewas di Medan Perang ISIS

News | Jum'at, 17 April 2015 | 15:54 WIB

Kesaksian Korban Pemerkosaan Militan ISIS

Kesaksian Korban Pemerkosaan Militan ISIS

News | Jum'at, 17 April 2015 | 06:01 WIB

Calon Kapolri Minta DPR Buat Payung Hukum Penangkal ISIS

Calon Kapolri Minta DPR Buat Payung Hukum Penangkal ISIS

News | Kamis, 16 April 2015 | 14:27 WIB

ISIS Rebut Tiga Desa, Penduduk Melarikan Diri

ISIS Rebut Tiga Desa, Penduduk Melarikan Diri

News | Rabu, 15 April 2015 | 21:54 WIB

Terkini

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

×