Yunani Tolak Proposal Terbaru yang Diajukan Para Kreditornya

Esti Utami

Sabtu, 27 Juni 2015 | 03:18 WIB
Yunani Tolak Proposal Terbaru yang Diajukan Para Kreditornya
Yunani harus membayar utang kepada IMF yang jatuh tempo pekan depan. (shutterstock)

Suara.com - Yunani pada Jumat (26/6/2015) menolak proposal terbaru yang diajukan kreditornya untuk perpanjangan dana talangan (bailout) sebesar 12 miliar euro (13,4 miliar dolar AS) dalam lima bulan. Alasan yang diajukan Athena, reformasi yang diminta bersama itu akan menjadikan resesi lebih berkepanjangan dan pendanaan tidak memadai.

"Usulan para kreditor kepada pemerintah Yunani akan membutuhkan perkenalan reformasi dalam resesi yang mendalam sebagai syarat untuk pendanaan, yang benar-benar tidak memadai selama periode lima bulan," kata sebuah pernyataan dalam menanggapi penawaran dana tunai penyelamatan, menambahkan pemerintah "tidak dapat menerima" proposal lembaga-lembaga itu.

Kreditor internasional Yunani, yang terdiri dari Komisi Eropa, Bank Sentral Eropa dan Dana Moneter Internasional, telah menawarkan Athena perpanjangan untuk program dana talangan, tetapi mengatakan negara itu harus menutup kesepakatan akhir pekan ini untuk menghindari gagal bayar kepada IMF awal pekan depan.

Mereka akan mengucurkan pinjaman pertama 1,8 miliar euro sebagai bantuan keuangan untuk membantu Athena memenuhi penting pembayaran pinjaman kepada IMF sebesar 1,5 miliar euro yang jatuh tempo pada Selasa, (30/6/2015) tetapi hanya jika parlemen Yunani mendukung kesepakatan reformasi, menurut dokumen yang bocor.

Selanjutnya sisa dana akan dibayar sesuai dengan pelaksanaan langkah-langkah reformasi tertentu.

"Jelas bahwa proposal lembaga-lembaga, sekalipun jika kita tidak memperhitungkan tindakan resesi dan kerusakan sosial, akan meninggalkan kesenjangan dana yang signifikan untuk periode perpanjangan lima bulan," pernyataan Yunani melanjutkan.

"Bahkan lebih mengganggu (ini) akan mengarah ke negosiasi sulit yang lainnya," katanya, menambahkan bahwa kemungkinan akan memicu penghematan gelombang baru "pada akhir tahun".

Pernyataan bernada kuat datang setelah Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipiras yang berhaluan kiri radikal mengatakan ia menolak setiap tawaran "ambil atau tinggalkan" dari mitra Uni Eropa -- dan berjanji untuk tetap setia pada prinsip-prinsip anti-penghematannya meskipun jurang keuangan hanya beberapa hari lagi.

Tsipras, pemimpin partai Syriza terpilih pada Januari karena platform anti-penghematan, telah menolak tuntutan para kreditornya untuk pemotongan pensiun dan reformasi PPN dengan imbalan untuk membuka dana talangan. (Antara/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menko Airlangga Singgung IMF, Sebut Jadi Penyebab Kegagalan Industri Pesawat RI

Menko Airlangga Singgung IMF, Sebut Jadi Penyebab Kegagalan Industri Pesawat RI

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Ekonomi RI Dipuji IMF: Mengapa Kantong Kelas Menengah Tipis?

Ekonomi RI Dipuji IMF: Mengapa Kantong Kelas Menengah Tipis?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Prabowo Tolak Utang IMF, Ekonom: Pajak Belum Mampu Biayai Pembangunan

Prabowo Tolak Utang IMF, Ekonom: Pajak Belum Mampu Biayai Pembangunan

News | Selasa, 01 September 2026 | 16:00 WIB

Tak Mau Indonesia Banyak Utang, Prabowo Tolak Tawaran Pinjaman IMF

Tak Mau Indonesia Banyak Utang, Prabowo Tolak Tawaran Pinjaman IMF

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Curhat ke IMF dan World Bank, Purbaya: Saya Menteri Paling Apes di Dunia

Curhat ke IMF dan World Bank, Purbaya: Saya Menteri Paling Apes di Dunia

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:44 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:56 WIB

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×