Polisi Periksa 6 Keluarga Pengawal Habib Rizieq yang Tewas Senin Depan

Reza Gunadha | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 11 Desember 2020 | 13:48 WIB
Polisi Periksa 6 Keluarga Pengawal Habib Rizieq yang Tewas Senin Depan
Ambulans yang membawa jasad enam orang laskar Front Pembela Islam (FPI) tiba di kediaman pimpinannya, Habib Rizieq Shihab, Jalan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat sekitar pukul 20.45 WIB. Mereka disambut antusias oleh para simpatisan FPI. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Suara.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim memanggil pihak keluarga dari enam laskar khusus pengawal Rizieq Shihab yang tewas tertembak, Senin (7/12) pekan ini. Mereka dipanggil untuk dimintakan keterangan sebagai saksi.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengatakan, surat panggilan pemeriksaan terhadap enam keluarga laskar khusus pengawal Rizieq sudah diantarkan, Jumat (11/12/2020).

Brigjen Andi Rian mengatakan, mereka dijadwalkan diperiksa oleh penyidik pada Senin (14/12) pekan depan.

"Penyidik hari ini akan mengirim panggilan kepada keluarga enam pengawal Rizieq yang menyerang anggota Polri untuk diperiksa Senin mendatang,” kata Andi saat dikonfirmasi.

Menurut Andi, penyidik hingga kekinian masih melakukan penyidikan terkait kasus dugaan penyerangan laskar khusus pengawal Rizieq terhadap enam anggota polisi tersebut. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan ahli.

“Masih terus mengumpulkan keterangan saksi,” katanya.

Tragedi laskar

Sebanyak enam laskar khusus pengawal Rizieq tewas tertembak di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (7/12) dini hari.

Mereka ditembak lantaran dituding melakukan penyerangan terhadap anggota polisi saat tengah mengintai rombongan Rizieq ke Karawang, Jawa Barat.

FPI pun beraksi. Mereka membantah tudingan tersebut dan menilai bahwa Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran telah memutar balikan fakta.

FPI berkeyakinan laskar khusus pengawal Rizieq tidak pernah melakukan penyerangan terhadap anggota polisi.

Di lain sisi, mereka juga membantah atas kepemilikan senjata api yang dijadikan bukti dalam kasus tersebut.

Baru-baru ini, Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo pun mengklaim telah memastikan bahwa laskar khusus pengawal Rizieq menggunakan senjata api saat melakukan penyerangan terhadap anggota. Senjata api itu ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) berikut dengan beberapa bukti lainnya berupa senjata tajam. 

"Hasil penyidikan sementara ada fakta ditemukan senjata api dan sajam di TKP. Ditemukan penggunaan senjata api dengan  didapatnya jelaga di tangan pelaku. Ditemukan adanya kerusakan mobil petugas," kata Listyo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/12) kemarin.

Listyo lantas menyampaikan bahwa kasus penyerang hingga menewaskan enam laskar khusus pengawal Rizieq kekinian ditangani oleh Mabes Polri. Setelah sebelumnya, terlebih dahulu ditangani oleh Polda Metro Jaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Jabar Kirim Surat Pemanggilan Kedua Kepada Habib Rizieq Shihab

Polda Jabar Kirim Surat Pemanggilan Kedua Kepada Habib Rizieq Shihab

Jatim | Jum'at, 11 Desember 2020 | 13:47 WIB

Tragedi Laskar, Komnas HAM Periksa Kapolda dan Dirut Jasa Marga Pekan Depan

Tragedi Laskar, Komnas HAM Periksa Kapolda dan Dirut Jasa Marga Pekan Depan

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 12:25 WIB

Ikut Berduka Laskar FPI Ditembak Mati Polisi, PDIP Siap Bantu Proses Hukum

Ikut Berduka Laskar FPI Ditembak Mati Polisi, PDIP Siap Bantu Proses Hukum

Jakarta | Jum'at, 11 Desember 2020 | 11:04 WIB

Prihatin Tragedi Laskar FPI, PDIP: Apa Mungkin Punya Senjata? Enggak kan

Prihatin Tragedi Laskar FPI, PDIP: Apa Mungkin Punya Senjata? Enggak kan

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 10:46 WIB

Eggi Sudjana: Habib Rizieq Tidak Pantas Jadi Tersangka, Ada Rekayasa!

Eggi Sudjana: Habib Rizieq Tidak Pantas Jadi Tersangka, Ada Rekayasa!

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 10:07 WIB

Komnas HAM Akui Belum Bisa Simpulkan Kasus 6 Laskar FPI Mati Ditembak

Komnas HAM Akui Belum Bisa Simpulkan Kasus 6 Laskar FPI Mati Ditembak

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 20:31 WIB

DPR ke Keluarga Korban Penembakan: Laskar FPI Ini Mau Bangun Negara Islam?

DPR ke Keluarga Korban Penembakan: Laskar FPI Ini Mau Bangun Negara Islam?

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 19:34 WIB

Darah Mengucur saat Laskar FPI Dikafani, Keluarga: Ya Allah, Kami Tak Kuat

Darah Mengucur saat Laskar FPI Dikafani, Keluarga: Ya Allah, Kami Tak Kuat

Jakarta | Kamis, 10 Desember 2020 | 19:21 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB