Tak Pernah Didengar, Susi Pudjiastuti Geram Laut Dipegang Orang Tambang

Dany Garjito, Hadi Mulyono

Kamis, 24 Desember 2020 | 14:06 WIB
Tak Pernah Didengar, Susi Pudjiastuti Geram Laut Dipegang Orang Tambang
Susi Pudjiastuti soal benih lobster. (YouTube/Najwa Shihab)

Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku geram dengan keadaan pemerintahan sekarang terutama di bidang perikanan. Pasalnya, ia menilai saat ini pemegang kendali untuk mengurusi laut bukan orang yang tepat karena berasal dari orang-orang tambang.

Pernyataan Susi tersebut ia sampaikan di program acara Mata Najwa, Rabu (23/12/2020) ketika ditanya soal pandangannya terhadap laut Indonesia.

Sebagai mantan menteri, Susi merasa pendapat-pendapat yang selama ini ia suarakan tidak pernah didengar khususnya dalam polemik pengelolaan benih lobster.

"Yang pegang kuasa di masa pemerintah saat sekarang mayoritas adalah orang-orang tambang. Kalau orang tambang itu ya gali, keruk sebanyak-banyaknya hari ini supaya kena kita semua, jangan sisakan, nanti kita rugi," ungkapnya dikutip Suara.com.

"Kalau ikan dikelola seperti tambang ya habis. Tapi bodoh itu, masak sumber daya alam yang bisa diperbaharui dikelola dengan cara mengekstrasi, mengeksploitasi kaya tambang," sambungnya.

Susi Pudjiastuti soal benih lobster. (YouTube/Najwa Shihab)
Susi Pudjiastuti soal benih lobster. (YouTube/Najwa Shihab)

Dia menilai, selama kelautan diurus oleh orang tambang, maka mereka akan menganggap laut itu untuk ditambang. Hal inilah yang menurut Susi tidak sejalan dengan logikanya.

Sebelumnya, Susi merasa sangat gemas ketika melihat ada kebijakan jual beli bibit lobster yang bisa mengancam populasi biota laut tersebut.

Susi lantas mengenang pengalamannya ketika pada tahun 2000 an, lobster dapat ditemukan dengan mudah dengan jumlah yang luar biasa, namun sekarang sulit ditemukan.

"Kalau soal bibit lobster saya baru tahu setelah jadi menteri bahwa lobster itu hilang karena bibitnya diambilin. Makanya saya buat larangan, tapi sekarang diloss," imbuhnya.

baca juga

Meski sudah 30 tahun berkecimpung di dunia perikanan, Susi mengaku baru mengetahui bahwa bibit lobster diperdagangkan.

Oleh karenanya, kebijakan yang dia ambil semata-mata demi kesejahteraan nelayan karena lobster merupakan biota yang memberi keuntungan lebih ketika sudah besar.

"Kasihan nelayan. Lobster itu yang bikin nelayan kaya, bukan bibitnya, lobster besarnya. Karena pengambilannya bisa berkelanjutan ya jadi saya ingin melakukan sesuatu untuk itu," tegasnya.

Video selengkapnya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Bulan Tambang Emas Milik Kristalin Ekalestari Ditutup Satgas PKH, IUP Dicabut Tanpa Kejelasan ESDM

3 Bulan Tambang Emas Milik Kristalin Ekalestari Ditutup Satgas PKH, IUP Dicabut Tanpa Kejelasan ESDM

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:30 WIB

9 Kali Lolos, Aksi Sindikat Baby Lobster Rp170 Miliar Terkuak Saat Hendak 'Oper Barang' di Limo

9 Kali Lolos, Aksi Sindikat Baby Lobster Rp170 Miliar Terkuak Saat Hendak 'Oper Barang' di Limo

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Penyelundupan Baby Lobster Rp5,8 Miliar Terungkap, Dua Kurir Mengaku Sudah 10 Kali Beraksi

Penyelundupan Baby Lobster Rp5,8 Miliar Terungkap, Dua Kurir Mengaku Sudah 10 Kali Beraksi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Dua Koper Bikin Curiga! Petugas YIA Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Lobster ke Batam

Dua Koper Bikin Curiga! Petugas YIA Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Lobster ke Batam

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:01 WIB

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:49 WIB

Didukung UU, KDMP Dipersilahkan Kelola Tambang

Didukung UU, KDMP Dipersilahkan Kelola Tambang

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Krisna Murti Dukung Prabowo Berantas Mafia Tambang, Ingatkan Penegakan Hukum Jangan Salah Sasaran

Krisna Murti Dukung Prabowo Berantas Mafia Tambang, Ingatkan Penegakan Hukum Jangan Salah Sasaran

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Indonesia Resmi Tutup Ekspor Benih Lobster Selamanya

Indonesia Resmi Tutup Ekspor Benih Lobster Selamanya

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Nelayan Rugi Bandar dari Ekspor Ilegal Benih Lobster ke Vietnam

Nelayan Rugi Bandar dari Ekspor Ilegal Benih Lobster ke Vietnam

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:42 WIB

RI Punya 465 Juta Benih Lobster per Tahun, Pemerintah Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan

RI Punya 465 Juta Benih Lobster per Tahun, Pemerintah Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Terkini

12 Ribu Lowongan Kerja Terbuka di Karir Jakarta 2026, Tanpa Sekat KTP dan Ramah Disabilitas

12 Ribu Lowongan Kerja Terbuka di Karir Jakarta 2026, Tanpa Sekat KTP dan Ramah Disabilitas

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Google dan Unity Siapkan AI untuk Bikin Game Tanpa Perlu Banyak Coding

Google dan Unity Siapkan AI untuk Bikin Game Tanpa Perlu Banyak Coding

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Kabut Asap Bikin Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Penerbangan Singapura di Bandara Palembang Batal

Kabut Asap Bikin Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Penerbangan Singapura di Bandara Palembang Batal

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Bukan Cuma Kulit, Otot Wajah Kini Jadi Perhatian dalam Perawatan Anti-Aging Wanita Paruh Baya

Bukan Cuma Kulit, Otot Wajah Kini Jadi Perhatian dalam Perawatan Anti-Aging Wanita Paruh Baya

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Antrean BBM Bikin Macet, Pengelola SPBU di Pekanbaru Diminta Atur Kendaraan

Antrean BBM Bikin Macet, Pengelola SPBU di Pekanbaru Diminta Atur Kendaraan

Riau | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Buku Billy and the Hole: Tidak Semua Teman Layak Dituruti

Buku Billy and the Hole: Tidak Semua Teman Layak Dituruti

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Beli Ganja Rp25 Juta Lewat Medsos, Petani Malang Malah Dijemput Polisi

Beli Ganja Rp25 Juta Lewat Medsos, Petani Malang Malah Dijemput Polisi

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review Film Secret Zoo: Ketika Bertahan Hidup Menjadi Ajang Pertunjukan

Review Film Secret Zoo: Ketika Bertahan Hidup Menjadi Ajang Pertunjukan

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Abaikan Teriakan Penjaga Rel, Pemuda 21 Tahun Tewas Terseret Babaranjang di Bandar Lampung

Abaikan Teriakan Penjaga Rel, Pemuda 21 Tahun Tewas Terseret Babaranjang di Bandar Lampung

Lampung | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:57 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Apek di Lemari Pakaian Tanpa Kamper, Ampuh dan Aman

5 Cara Menghilangkan Bau Apek di Lemari Pakaian Tanpa Kamper, Ampuh dan Aman

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:55 WIB

×