Presiden Joe Biden Akan Kunjungi Keluarga Korban Penembakan Salvador Ramos di Texas

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 26 Mei 2022 | 13:19 WIB
Presiden Joe Biden Akan Kunjungi Keluarga Korban Penembakan Salvador Ramos di Texas
Presiden AS Joe Biden berpidato terkait insiden penembakan di SD Texas. (Foto: AFP)

Suara.com - Presiden Joe Biden akan kunjungi keluarga korban penembakan Salvador Ramos di Texas. Joe Biden bersama Ibu Negara Jill Biden akan melakukan perjalanan ke Uvalde, Texas, dalam beberapa hari mendatang untuk menghibur keluarga korban tewas penembakan di sekolah dasar.

Gedung Putih tidak memberikan perincian segera tentang kapan Biden akan mengunjungi Uvalde, sebuah kota kecil dengan populasi di bawah 16.000.

Kunjungan kepresidenan itu membutuhkan perencanaan dan logistik yang signifikan. Semua ini menjadi lebih rumit untuk kota seukuran itu.

"Jill dan saya akan melakukan perjalanan ke Texas dalam beberapa hari mendatang untuk bertemu dengan keluarga untuk memberi tahu mereka bahwa kami memiliki perasaan, rasa sakit mereka, dan, mudah-mudahan, membawa sedikit kenyamanan bagi komunitas yang kaget dan berduka dan trauma," kata Biden.

Biden berbicara di Gedung Putih untuk mengeluarkan perintah eksekutif tentang reformasi kepolisian pada peringatan dua tahun kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam di Minneapolis. Kematian Floyd memicu protes di seluruh negeri dan dunia.

Presiden Biden menambahkan komentar pada pidatonya tentang penembakan Uvalde, yang menurut polisi dilakukan oleh Salvador Ramos yang berusia 18 tahun.

Akses senjata api

Seberapa jauh pemerintah dapat mengendalikan akses ke senjata api telah menjadi salah satu masalah yang paling ramai diperdebatkan di Amerika Serikat.

Masalah ini menjadi pertentangan antara mereka yang mengatakan membatasi ketersediaan senjata akan menyelamatkan nyawa dan mereka yang berpendapat bahwa senjata itu sendiri bukanlah akar penyebab penembakan massal dan bahwa hak untuk memiliki senjata dilindungi oleh Konstitusi AS.

baca juga

Biden mendesak Senat untuk segera memberikan persetujuan atau konfirmasi terhadap Steven Dettelbach, calon Biden untuk mengepalai Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak (ATF), yang misinya termasuk menegakkan undang-undang senjata AS.

Dettelbach, mantan pengacara AS dari Ohio, muncul di sidang konfirmasi Senat pada Rabu.

Sekretaris pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan sangat penting untuk memiliki pemimpin yang berpengalaman di pucuk pimpinan badan tersebut setelah tujuh tahun kosong, seraya mencatat peran kunci yang dimainkan agen ATF dalam menyelidiki penembakan Buffalo dan Uvalde.

"Dengan kekerasan senjata setiap hari yang mengganggu terlalu banyak komunitas kita, sekarang waktunya untuk memberikan kepemimpinan kepada ATF yang dibutuhkannya untuk melipatgandakan pekerjaannya untuk menegakkan undang-undang senjata kita dan membuat komunitas kita lebih aman," katanya dalam sebuah pernyataan.

Biden juga memperbarui kritiknya terhadap lobi senjata AS, yang melawan upaya untuk memberlakukan peraturan yang lebih tegas pada industri senjata. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:33 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Makkah Diserang, Amerika Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Arab Saudi

Makkah Diserang, Amerika Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Arab Saudi

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:10 WIB

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing

Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:17 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 12:44 WIB

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

News | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

×