Usut Kematian Misterius Arya Daru Diplomat Kemlu, Polisi Pakai Metode Scientific Investigation

Sumarni | Suara.com

Selasa, 15 Juli 2025 | 08:26 WIB
Usut Kematian Misterius Arya Daru Diplomat Kemlu, Polisi Pakai Metode Scientific Investigation
Arya Daru Pangayunan (Instagram)

Suara.com - Hingga kini, kasus kematian misterius Arya Daru Pangayunan, sosok diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), masih diselimuti teka-teki.

Kematian Arya Daru Pangayunan tersebut menggegerkan publik lantaran jasadnya ditemukan dengan kondisi kepala terlilit lakban dan tubuh terbungkus selimut di sebuah kamar kos kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Juli 2025.

Diketahui, sejak jasadnya ditemukan, pihak kepolisian telah melakukan tiga kali olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kematian pria berusia 39 tahun itu.

Menurut informasi yang beredar, Polda Metro Jaya kini memakai metode scientific crime investigation atau penyelidikan berbasis ilmiah untuk mengungkap kasus kematian diplomat Kemlu tersebut.

"Sesuai dengan yang disampaikan oleh Bapak Kapolda, kasus ini akan diungkap secara scientific investigation. Jadi kita menunggu, penyelidik menunggu semua keterangan, nanti baru kita sampaikan hasilnya," ujar AKBP Reonald Simanjuntak selaku Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya.

Staf Kemlu Arya Daru Pangayunan. [istimewa]
Staf Kemlu Arya Daru Pangayunan. [istimewa]

Adapun scientific investigation merupakan metode yang digunakan untuk mencari jawaban atau suatu perkara. Sehingga, petugas masih menantikan hasil dari Puslabfor Polri guna memastikan penyebab kematian korban. 

"Jadi kita menunggu, penyelidik menunggu semua keterangan, nanti baru kita sampaikan hasilnya," sambungnya.

Untuk diketahui, berdasarkan rekaman CCTV yang terekam pada Senin, 7 Juli 2025 pukul 23.23 WIB, Daru terlihat masuk ke dalam kos. Ia tampak mengenakan kemeja lengan pendek dan celana panjang.

Satu menit setelahnya, pada pukul 23.24 WIB, Daru keluar kamar sambil membawa kantong plastik. Ia berjalan ke arah pojok, lalu keluar pagar. Pukul 23.25 WIB, Daru kembali masuk ke kamarnya.

Setelah itu, Daru tidak terlihat lagi keluar kamar hingga ditemukan tewas pada Selasa pagi. Tidak ada aktivitas aneh ataupun sosok orang selain Daru dalam rekaman yang menampilkan datangnya korban hingga kembali masuk kamar.

CCTV Kos Arya Daru Pangayunan
CCTV Kos Arya Daru Pangayunan

Satu jam berselang setelah Daru masuk, penjaga kos terlihat mondar-mandir di depan kamar kos korban. Tak hanya sekali, pada pukul 05.02 WIB, penjaga kos kembali terlihat mondar-mandir di depan kamar Daru sambil membawa sapu.

Adapun kedatangan penjaga kos pada pukul 05.02 WIB, sebab istri Daru meminta bantuan untuk mengecek kondisi sang suami.

“Istrinya minta penjaga kos ngecek karena HP suaminya mati,” ungkap Kombes Ade Ary.

Setidaknya terdapat enam CCTV di bangunan kos milik Daru.

Dalam penyelidikan kasus ini, polisi disebutkan telah mengecek area toko vape yang berada satu bangunan dengan kos tersebut pada Rabu, 9 Juli 2025. Polisi juga telah mengamankan satu CCTV untuk diperiksa lebih lanjut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diplomat yang Tewas Tangani Kasus TPPO, Mantan Kabareskrim Ungkap Hubungannya

Diplomat yang Tewas Tangani Kasus TPPO, Mantan Kabareskrim Ungkap Hubungannya

News | Senin, 14 Juli 2025 | 22:34 WIB

Tahlilan 7 Hari Diplomat UGM di Bantul, Keluarga Arya Daru Pangayunan sempat Bicara soal Jual Mobil

Tahlilan 7 Hari Diplomat UGM di Bantul, Keluarga Arya Daru Pangayunan sempat Bicara soal Jual Mobil

News | Senin, 14 Juli 2025 | 22:06 WIB

Mantan Kabareskrim Bongkar 5 Langkah Krusial dalam Teka-Teki Kematian Diplomat Muda

Mantan Kabareskrim Bongkar 5 Langkah Krusial dalam Teka-Teki Kematian Diplomat Muda

News | Senin, 14 Juli 2025 | 21:57 WIB

Bukan Bunuh Diri Biasa? Pakar Sebut Metode Kematian Arya Daru Sangat Janggal

Bukan Bunuh Diri Biasa? Pakar Sebut Metode Kematian Arya Daru Sangat Janggal

News | Senin, 14 Juli 2025 | 21:29 WIB

Gerak-gerik Terakhir Diplomat Arya Daru di CCTV, Pakar: Tak Ada Niat Bunuh Diri

Gerak-gerik Terakhir Diplomat Arya Daru di CCTV, Pakar: Tak Ada Niat Bunuh Diri

News | Senin, 14 Juli 2025 | 20:52 WIB

Pakar Ungkap 5 Keanehan Kematian Diplomat Arya Daru, Bukan Bunuh Diri?

Pakar Ungkap 5 Keanehan Kematian Diplomat Arya Daru, Bukan Bunuh Diri?

News | Senin, 14 Juli 2025 | 20:19 WIB

Terkini

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 22:11 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:25 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:02 WIB

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:58 WIB

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:55 WIB

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:51 WIB

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:41 WIB

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:37 WIB