Siapa Nono Anwar Makarim? Ayah Nadiem, Doktor Harvard dan Aktivis '66, Turun Gunung ke Pengadilan

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 05 Oktober 2025 | 15:02 WIB
Siapa Nono Anwar Makarim? Ayah Nadiem, Doktor Harvard dan Aktivis '66, Turun Gunung ke Pengadilan
Orang Tua Nadiem Makarim, Nono Anwar Makarim, menyampaikan keterangan usai menghadiri sidang perdana praperadilan anaknya di Pengadilan Negeri Jaksel, Jumat (3/10/2025). [Suara.com/M Yasir]
  • Nono Anwar Makarim, ayah dari Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, hadir langsung di PN Jakarta Selatan untuk mengawal sidang praperadilan anaknya
  • Nono bukanlah sosok biasa; ia adalah seorang doktor hukum lulusan Harvard Law School
  • Kiprahnya yang panjang di dunia hukum, termasuk sebagai anggota Komite Etik KPK

Suara.com - Suasana hening di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat (3/10/2025) pagi pecah oleh sorotan kamera yang tertuju pada sepasang lansia. Di antara deretan kursi pengunjung, duduk Nono Anwar Makarim dan istrinya, Atika Algadri, orang tua dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim.

Kehadiran Nono, yang kini berusia 86 tahun, bukan sekadar dukungan seorang ayah. Ia adalah seorang intelektual raksasa, doktor hukum dari Harvard, dan salah satu tokoh kunci gerakan mahasiswa Angkatan 1966 yang kini "turun gunung" untuk mengawal langsung proses hukum yang menjerat putranya.

Dengan tatapan tenang namun tegas, Nono menyuarakan keyakinan yang tak tergoyahkan terhadap integritas Nadiem. Di hadapan media usai sidang, ia menyampaikan harapan tunggalnya.

“Bebas dong, bebas. Karena di lubuk hati saya sebagai bapak, saya yakin betul bahwa dia jujur, jujur,” ujar Nono pada Sabtu (4/10/2025).

Pernyataan singkat itu sarat makna, datang dari seorang pria yang mendedikasikan hidupnya untuk hukum dan keadilan. Lantas, siapa sebenarnya sosok Nono Anwar Makarim?

Intelektual Kritis Lintas Zaman

Lahir di Pekalongan pada 25 September 1939, Nono Anwar Makarim adalah figur yang namanya telah malang melintang di panggung sejarah Indonesia. Darah campuran Arab-Minang membentuknya menjadi pribadi yang disiplin, kritis, dan terbuka.

Jejak intelektualnya terukir cemerlang. Setelah lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 1973, ia langsung terbang ke Amerika Serikat, menjadi fellow researcher di Harvard Centre for International Affairs. Tak butuh waktu lama, ia meraih gelar Master of Laws (LL.M) dan puncaknya, gelar Doctor of Juridical Science (SJD) dari Harvard Law School pada 1978. Disertasinya yang berjudul Companies and Business in Indonesia menjadi salah satu rujukan penting pada masanya.

Dari Jalanan ke Parlemen: DNA Aktivis '66

Sebelum dikenal sebagai akademisi, nama Nono besar di jalanan sebagai aktivis. Ia adalah bagian penting dari Angkatan 1966, generasi yang menjadi motor perubahan politik pasca-G30S. Sebagai Pemimpin Redaksi harian KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) periode 1966–1973, tulisannya menjadi corong aspirasi mahasiswa.

Perjuangannya tak berhenti di situ. Nono bahkan sempat duduk sebagai anggota DPR-GR dari kalangan mahasiswa pada 1967-1971, menyuarakan gagasan demokrasi di tengah rezim yang mulai menguat.

Kontribusi terbesarnya bagi masyarakat sipil adalah saat ia turut mendirikan Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) pada 1971. Bersama Emil Salim dan Soemitro Djojohadikusumo, ia membangun sebuah think tank yang menjadi oase pemikiran kritis di era Orde Baru.

“LP3ES itu bukan sekadar lembaga riset, Itu adalah ruang bagi generasi intelektual untuk berpikir bebas dan kritis di tengah tekanan politik masa itu,” kata salah satu koleganya dalam sebuah wawancara lama.

Prinsip Tegas Soal Hukum dan Keadilan

Sebagai praktisi hukum, Nono dikenal tak kenal kompromi. Ia pernah menjadi anggota Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di masa awal lembaga itu berdiri. Prinsip keadilan selalu menjadi pegangannya, seperti yang pernah ia tuangkan dalam salah satu esainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Atika Algadrie, Ibu Nadiem Makarim Aktivis Antikorupsi

Profil Atika Algadrie, Ibu Nadiem Makarim Aktivis Antikorupsi

Lifestyle | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 15:55 WIB

Apa Itu Amicus Curiae yang Diajukan Pembela Nadiem Makarim? Ini Sejarah, Pengertian dan Perannya

Apa Itu Amicus Curiae yang Diajukan Pembela Nadiem Makarim? Ini Sejarah, Pengertian dan Perannya

Lifestyle | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 12:06 WIB

12 Tokoh Ajukan Amicus Curiae di Praperadilan Nadiem, Gugat Bobroknya Sistem Penetapan Tersangka

12 Tokoh Ajukan Amicus Curiae di Praperadilan Nadiem, Gugat Bobroknya Sistem Penetapan Tersangka

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 19:09 WIB

Dengan Suara Bergetar, Ayah Nadiem Makarim: Saya Yakin Betul Dia Jujur

Dengan Suara Bergetar, Ayah Nadiem Makarim: Saya Yakin Betul Dia Jujur

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 18:18 WIB

Jerit Hati Ibunda dan Ayah Nadiem Makarim di Pengadilan: Dia Jujur, Kami Tak Menyangka Ini Terjadi

Jerit Hati Ibunda dan Ayah Nadiem Makarim di Pengadilan: Dia Jujur, Kami Tak Menyangka Ini Terjadi

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 18:05 WIB

Bela Nadiem Makarim, Eks Pimpinan KPK hingga Mantan Jaksa Agung Ajukan Amicus Curiae, Begini Isinya!

Bela Nadiem Makarim, Eks Pimpinan KPK hingga Mantan Jaksa Agung Ajukan Amicus Curiae, Begini Isinya!

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 17:57 WIB

Hotman Paris Minta Nadiem Makarim Dibebaskan: Penetapan Tersangka Kasus Laptop Dinilai Cacat Hukum

Hotman Paris Minta Nadiem Makarim Dibebaskan: Penetapan Tersangka Kasus Laptop Dinilai Cacat Hukum

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 16:57 WIB

Terkini

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB