AMPB Ungkap Sisa Donasi Aksi di Jakarta, Saldo Rp161,79 Juta

Bella

Senin, 07 September 2026 | 19:48 WIB
AMPB Ungkap Sisa Donasi Aksi di Jakarta, Saldo Rp161,79 Juta
Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Aliansi Masyarakat Pati Bersatu mengungkapkan penggunaan dana donasi masyarakat untuk aksi unjuk rasa di Jakarta pada 20 hingga 28 Agustus 2026.
  • Koordinator AMPB Mas Botok menyatakan dana tersebut digunakan untuk mengawal pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor.
  • Bendahara AMPB Novi mengumumkan sisa saldo dana donasi tersebut berjumlah Rp161.790.000 sebagai bentuk transparansi keuangan kepada publik.

Suara.com - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mengungkap sisa dana donasi yang dihimpun untuk mendukung kegiatan mereka dalam mengawal aspirasi masyarakat Indonesia.

Penghitungan dana tersebut disampaikan setelah rangkaian aksi yang dilakukan di Jakarta pada 20-28 Agustus 2026.

Koordinator AMPB, Mas Botok, mengatakan dana yang terkumpul berasal dari donasi masyarakat dan digunakan untuk mendukung perjuangan mereka terkait pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor.

"Siang ini kita sudah menghitung hasil donasi dari seluruh rakyat Indonesia. Terima kasih donasinya, semoga bermanfaat, berkah, barokah, manfaat," kata Botok, dikutip dari akun Instagram Paijan Jawi, Senin (7/9/2026).

Botok menjelaskan, dana tersebut diperuntukkan bagi kegiatan AMPB dalam mengawal aspirasi yang mereka bawa.

Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok (tengah). (Suara.com/Alif Bintang)
Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok (tengah). (Suara.com/Alif Bintang)

"Ini hasil donasi ini untuk kegiatan kita ya untuk mengawal aspirasi rakyat Indonesia yaitu satu, sahkan RUU Perampasan Aset Koruptor dan dua, hukum mati koruptor," ujarnya.

Bendahara AMPB, Novi, kemudian menyampaikan hasil penghitungan dana sekaligus rincian saldo yang tersisa setelah dikurangi pengeluaran selama kegiatan di Jakarta.

"Jadi total saldo setelah dikurangi pengeluaran pada waktu di Jakarta dan mulai kita aksi, mulai dari 20-28 Agustus ada sisa saldo Rp161.790.000," kata Novi.

Ia menegaskan dana tersebut merupakan sisa donasi yang dihimpun atas nama AMPB.

baca juga

"Sekali lagi, sisa saldo yang dibawa rekan-rekan atas nama AMPB, donasi dari seluruh rakyat Indonesia, Rp161.790.000," ujarnya.

Novi menyebut penyampaian jumlah saldo tersebut merupakan bagian dari keterbukaan AMPB dalam penggunaan dana donasi.

"Tetap kita gunakan donasi ini untuk sebaik-baiknya, bukti transparansi kita, kita gunakan untuk apa yang disampaikan Mas Botok sebagai komando kita," kata Novi.

Reporter: Agustin Dwi Anggraini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RUU Perampasan Aset Diwanti-Wanti Agar Tak Rampas Harta yang Diperoleh Secara Sah

RUU Perampasan Aset Diwanti-Wanti Agar Tak Rampas Harta yang Diperoleh Secara Sah

News | Senin, 07 September 2026 | 17:57 WIB

Habiburokhman Ungkit Draf Lama RUU Perampasan Aset, Khawatir Jadi 'Alat Pukul'

Habiburokhman Ungkit Draf Lama RUU Perampasan Aset, Khawatir Jadi 'Alat Pukul'

News | Senin, 07 September 2026 | 16:29 WIB

Praktisi Hukum Soroti RUU Perampasan Aset: Jangan Sampai Jadi Alat Intimidasi

Praktisi Hukum Soroti RUU Perampasan Aset: Jangan Sampai Jadi Alat Intimidasi

News | Senin, 07 September 2026 | 14:48 WIB

DPR Tak Terima Disebut Lamban! Bandingkan RUU Perampasan Aset dengan KUHP yang Butuh Puluhan Tahun

DPR Tak Terima Disebut Lamban! Bandingkan RUU Perampasan Aset dengan KUHP yang Butuh Puluhan Tahun

News | Senin, 07 September 2026 | 14:42 WIB

Praktisi Hukum Dukung Perampasan Aset Tanpa Pidana untuk Kejar Harta Koruptor

Praktisi Hukum Dukung Perampasan Aset Tanpa Pidana untuk Kejar Harta Koruptor

News | Senin, 07 September 2026 | 14:16 WIB

RUU Perampasan Aset Akan Diketok 15 Desember, Sahroni Prediksi Tetap Ada Protes

RUU Perampasan Aset Akan Diketok 15 Desember, Sahroni Prediksi Tetap Ada Protes

News | Senin, 07 September 2026 | 12:50 WIB

DPR Dorong RUU Perampasan Aset Juga Bidik Kejahatan Perbankan, Harris Turino: Itu Juga Sadis

DPR Dorong RUU Perampasan Aset Juga Bidik Kejahatan Perbankan, Harris Turino: Itu Juga Sadis

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 13:44 WIB

RUU Perampasan Aset: Menjerat Koruptor atau Menjebak Pebisnis?

RUU Perampasan Aset: Menjerat Koruptor atau Menjebak Pebisnis?

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 16:40 WIB

Hukum Mati Koruptor vs Rampas Hartanya: Mana yang Benar-Benar Bikin Jera?

Hukum Mati Koruptor vs Rampas Hartanya: Mana yang Benar-Benar Bikin Jera?

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 11:10 WIB

Hendardi Apresiasi Polri Kawal Demo, Tapi Desak Usut Tuntas Ormas yang Intimidasi Demonstran

Hendardi Apresiasi Polri Kawal Demo, Tapi Desak Usut Tuntas Ormas yang Intimidasi Demonstran

News | Jum'at, 04 September 2026 | 16:22 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×