Kolektivisme 3 Startup Untuk Maju Produk Indonesia

Ririn Indriani

Minggu, 06 Juni 2021 | 15:05 WIB
Kolektivisme 3 Startup Untuk Maju Produk Indonesia
Mapan merangkul 2 Startup lokal, Blibli dan Kaya.ID, untuk bersinergi dengan budaya kolektivisme sebagai pondasi dalam mendukung produk-produk lokal agar mampu bersaing di pasaran dan memberikan penghasilan lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat melalui gerakan Maju Produk Indonesia yang didukung oleh Pemerintah.

Suara.com - Seruan dari pemerintah untuk mencintai produk buatan sendiri melalui Bangga Buatan Indonesia menjadi inspirasi dan salah satu potensi bagi para pelaku usaha produk lokal untuk semakin mampu bersaing di pasaran.

Selain mengajak konsumen untuk menggunakan produk lokal, penting juga bagi para pelaku usaha produk lokal ini untuk memperhatikan semua aspek mulai dari sisi produksi hingga konsumsi, sehingga dapat mempengaruhi daya beli konsumen agar ekonomi nasional bisa kembali pulih.

Sebagai salah satu roda penggerak ekonomi, ekosistem jual-beli produk lokal yang kuat menjadi aspek yang sangat penting untuk terus mendapatkan dukungan.

Mapan, perusahaan teknologi berbasis jaringan kemitraan yang telah membantu hampir 3 juta keluarga di Indonesia, kembali mempertegas komitmennya untuk mendorong perkembangan ekosistem jual-beli produk lokal melalui "Maju Produk Indonesia", sebuah kampanye yang merupakan singkatan dari mapan, karena jualan produk Indonesia dan ditujukan untuk para pelaku usaha jual-beli mulai dari mitra penjual, produsen, hingga konsumen.

“Seiring dengan ajakan pemerintah dalam Bangga Buatan Indonesia, kami merasa bahwa Mapan bisa turut andil dengan memperkuat ekosistem jual beli produk lokal dengan strategi bisnis berbasis kolektivisme," jelas Hendra Tjanaka, CEO Mapan dalam siaran persnya, belum lama ini.

Tidak hanya mendukung agar mitranya bisa berpenghasilan, lanjut dia, tetapi juga perlu disiapkan ekosistem yang kuat mulai dari sisi konsumen, distribusi, dan produsen produk lokal mulai dari UMKM hingga pabrik.

Dalam upaya memperkuat ekosistem ini, Mapan bekerja sama dengan Blibli dan Kaya.ID dengan didukung oleh pemerintah yang saat ini diwakili oleh Kementerian Menko Maritim dan Investasi, Odo R.M. Manuhutu, Deputi Ekonomi Kreatif Menko Maritim dan Investasi.

“Ekosistem digital berperan krusial dalam mengakomodir seluruh pelaku usaha jual-beli produk lokal mulai dari mitra penjual, konsumen hingga produsen produk lokal agar maju sehingga UMKM bisa setara dan mampu bersaing dengan produsen besar," kata Odo R.M. Manuhutu.

Oleh karena itu, tambah dia, pihaknya mendukung dan mengapresiasi gerakan kolektivisme 3 startup lokal yang digagas oleh Mapan, Blibli dan Kaya.ID.

baca juga

"Ini juga merupakan bukti bahwa dengan melalui gotong royong, kita mampu memperluas jangkauan dan memberikan dampak lebih mendalam,” imbuhnya.

Ketiga startup tersebut akan memiliki peran sesuai dengan industrinya masing-masing untuk mendukung ekosistem yang kuat, mulai dari Mapan dengan jaringan kemitraannya yang telah merangkul lebih dari 250 ribu Mitra Usaha Mapan dipercaya bisa menjadi agen distribusi dan pemasaran.

Blibli sebagai platform e-commerce yang menawarkan sistem pengadaan dan supply chain yang transparan dan efisien bagi para produsen lokal dan Kaya.ID sebagai inkubator merek UMKM yang membantu menjamin kualitas produk, serta mengembangkan brand UMKM dalam upaya mendukung produsen lokal. Sehingga masyarakat Indonesia bisa mendapatkan produk lokal berkualitas dan bangga menggunakan merek lokal.

“Blibli, melalui layanan Blibli for Business, memanfaatkan ekosistem e-commercenya yang fleksibel untuk memenuhi kebutuhan e-procurement dari corporate clients, termasuk Mapan," ucap Heriyadi Janwar, Executive Vice President (EVP) Blibli for Business.

Selain membuat proses procurement Mapan menjadi lebih ringkas, transparan, dan cost-efficient, Blibli for Business membuka kesempatan baru bagi produsen lokal baik itu brand lokal besar maupun UMKM untuk menumbuhkan bisnis dengan berjualan bulk, atau volume banyak, melalui Maju Produk Indonesia.

Hadirnya layanan e-procurement, ditambah dengan solusi omnichannel yang menghubungkan produsen lokal online dengan Mitra Usaha Mapan offline, membuat Blibli yakin bahwa kolaborasi dengan Mapan akan semakin mempercepat transformasi digital produsen lokal Indonesia, bahkan yang berada di remote area.

Konsumen pun diuntungkan karena mereka kini dapat mendapatkan produk lokal berkualitas tinggi melalui Mitra Usaha Mapan.

Merangkul Kaya.ID juga menjadi kerjasama strategis untuk mendukung ekosistem jual-beli ini dan produsen-produsen lokal, khususnya UMKM.

"Sebagai inkubator bisnis untuk UMKM dan sesuai dengan komitmen kami untuk mengembangkan branding dan kualitas produk UMKM, tugas kami dalam Maju Produk Indonesia adalah memberikan pendampingan terhadap produkproduk UMKM yang ada di dalam Mapan agar bisa menjadi produk yang berkualitas, serta mampu bersaing dan bisa setara dengan produk lokal dari produsen besar lainnya di Mapan," terang Nita Kartikasari, CEO Kaya.ID.

Selain itu, melalui kolaborasi ini, UMKM, sambung Nita, bisa mendapatkan kepercayaan dan pemasaran yang lebih luas kepada konsumen melalui Mitra Usaha Mapan, serta distribusi yang terpercaya dari Blibli.

Sebelumnya, Mapan telah berhasil menggandeng ratusan produsen lokal untuk mendukung Mitra Usaha Mapan semakin berpenghasilan dengan cara yang sangat Indonesia, yaitu arisan.

Selain Arisan peralatan rumah tangga yang menjadi layanan unggulan Mapan, Mitra Usaha Mapan juga berkesempatan untuk menjual kebutuhan sehari-hari kepada masyarakat seperti sembako dan pulsa.

Tercatat hingga per April 2021 kemarin, Mitra Usaha Mapan bisa tetap berpenghasilan hingga Rp 2,5 juta per bulannya dengan menjual lebih dari 82% produk lokal. Ini merupakan kesempatan langka bagi masyarakat Indonesia untuk bisa berpenghasilan dengan kemudahan ekosistem yang ditawarkan Mapan, dari produsen dan Mitra Usaha Mapan bangga menjual produk Indonesia.

"Kami harap inisiatif ini bisa membawa dampak positif bagi para pengusaha swasta yang turut ingin mendukung ekosistem ini dalam memberikan akses pendapatan dan keberlangsungan bagi Mitra Usaha kami dan bagi para produsen produk lokal,” kata Hendra Tjanaka.

Kampanye Maju Produk Indonesia ini terbuka bagi seluruh pelaku di ekosistem usaha jual-beli mulai dari kesempatan untuk mendaftar menjadi mitra penjual, produsen yang memiliki usaha produk lokal, hingga konsumen yang ingin turut mendukung mitra dan produsen agar tetap berpenghasilan.

Periode kampanye ini akan berlangsung hingga 31 Desember 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penerima Banpres UMKM Bencana Sumatera Diprioritaskan Bagi Non-Nasabah Perbankan dan KUR

Penerima Banpres UMKM Bencana Sumatera Diprioritaskan Bagi Non-Nasabah Perbankan dan KUR

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 11:54 WIB

IM3 Tak Lagi Jual Koneksi Saja, Airena Kreatif Bawa AI dan Adobe ke Bisnis Kreator hingga UMKM

IM3 Tak Lagi Jual Koneksi Saja, Airena Kreatif Bawa AI dan Adobe ke Bisnis Kreator hingga UMKM

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:52 WIB

Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok

Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Diskon E-Commerce 50% untuk UMK Tinggal 5 Persen, Kapan Mulai Berlaku?

Diskon E-Commerce 50% untuk UMK Tinggal 5 Persen, Kapan Mulai Berlaku?

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Harbolnas 2026 Ditargetkan Raup Transaksi Rp40 Triliun, Naik 10 Persen dari Tahun Lalu

Harbolnas 2026 Ditargetkan Raup Transaksi Rp40 Triliun, Naik 10 Persen dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Babe Haikal Apresiasi Langkah Bobby Nasution Majukan Industri Halal Bagi UMKM Sumut

Babe Haikal Apresiasi Langkah Bobby Nasution Majukan Industri Halal Bagi UMKM Sumut

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Labirin Birokrasi Mau Dipangkas,UMKM Tak Perlu Pusing Cari Layanan

Labirin Birokrasi Mau Dipangkas,UMKM Tak Perlu Pusing Cari Layanan

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Semarak Merah Putih BRI Hadir di Sofifi Maluku Utara, UMKM Dapat Berkah

Semarak Merah Putih BRI Hadir di Sofifi Maluku Utara, UMKM Dapat Berkah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:38 WIB

Legalitas Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Pemerintah Siapkan Layanan Usaha dalam Satu Lokasi

Legalitas Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Pemerintah Siapkan Layanan Usaha dalam Satu Lokasi

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 06:53 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×