IHSG Awal Pekan Ini Ditutup Melemah 80 Poin

Adhitya Himawan Suara.Com
Senin, 11 Januari 2016 | 17:55 WIB
IHSG Awal Pekan Ini Ditutup Melemah 80 Poin
Suasana perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (13/1) [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com -  Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (11/1/2016), ditutup melemah sebesar 80,80 poin mendapat sentimen negatif dari bursa saham di kawasan Asia.

IHSG BEI ditutup melemah 80,80 poin atau 1,77 persen ke posisi 4.465,48. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 16,62 poin (2,10 persen) menjadi 773,43.

Analis Reliance Securities Lanjar Nafi di Jakarta, Senin mengatakan bahwa mayoritas bursa saham di kawasan Asia yang kembali bergerak melemah cukup dalam setelah bursa Tiongkok tersungkur hingga minus 5 persen pada perdagangan awal pekan ini (11/1), berdampak negatif pada IHSG BEI.

Rupiah dan IHSG Dibuka Melemah Pagi Ini 

"Seakan mengikuti bursa di kawasan Asia, IHSG pun bergerak negatif sejak perdagangan sesi pagi tadi. Data tingkat penjualan ritel dalam negeri di level 10,2 persen dari 8,7 persen tidak mampu menahan aksi jual pelaku pasar saham terutama asing," kata Lanjar Nafi.

Dalam data perdagangan BEI tercatat, pelaku pasar saham asing membukukan jual bersih atau "foreign net sell" sebesar Rp688,04 miliar pada akhir pekan ini (Senin, 11/1).

Secara teknikal, lanjut dia, IHSG bergerak memasuki area jenuh jual (oversold). Situasi itu, diperkirakan dapat mendorong IHSG untuk bergerak mengguat di kisaran 4.420-4.515 poin pada perdagangan Selasa (12/1) besok.

Sementara itu, analis KDB Daewoo Indonesia Heldy Arifien menambahkan bahwa saham sektor infrastruktur menjadi pelopor terpuruknya IHSG pada awal pekan (11/1) ini, diikuti oleh seluruh saham sektor perdagangan.

Namun, lanjut Heldy Arifien, sebagian pelaku pasar saham domestik yang mengkumulasi beli terhadap beberapa saham seperti Bukit Asam Tbk (PTBA), Adhi Karya Tbk (ADHI), Wika Beton Tbk (WTON), Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mampu menahan tekanan IHSG BEI lebih dalam.

Sementara itu, tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 187.782 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 2,01 miliar lembar saham senilai Rp3,11 triliun. Efek yang bergerak naik sebanyak 60 saham, turun 221 saham, dan yang bergerak stagnan atau tidak bergerak nilainya sebanyak 76 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng turun 565,21 poin (2,76 persen) menjadi 19.888,50, indeks KOSPI melemah 22,78 poin (1,19 persen) ke level 1.894,84, dan Straits Times melemah 38,61 poin (1,40 persen) ke posisi 2.712,62.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI