Pengamat: Utang Bukan Satu-satunya Cara Mengatasi Infrastruktur

Adhitya Himawan

Senin, 09 April 2018 | 11:11 WIB
Pengamat: Utang Bukan Satu-satunya Cara Mengatasi Infrastruktur
Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori, di Bukittinggi, Sumatera Barat. [Dok pribadi]

Suara.com - Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori, mengkritik capaian ekonomi pemerintahan Preiden Joko Widodo. Menurutnya, ada salah kaprah yang terjadi meskipun capain ekonomi pemerintahan Presiden Jokowi diapresiasi negara lain dan lembaga donor, IMF dan Bank Dunia.

"Dengan utang yang sangat besar dan angka yang pasti soal jumlah total utang luar negeri masih belum tersedia dengan valid malah otoritas keuangan dan moneter selalu berkilah dan berbangga diri secara tak masuk akal," kata Defiyan saat dihubungi Suara.com, Senin (9/4/2018).

Bahkan soal utang luar negeri pun, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut pihak lain kurang pemahaman soal keperluan berutang, manfaat dan tujuan berutang secara nasional. Menurutnya, itu adalah tudingan yang sangat naif, prejudice dan kekanak-kanakan. Apalagi membandingkan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto adalah sesuatu penilaian dan pembanding yang salah kaprah.

"Pertanyaan yang harus diajukan kepada Sri Mulyani adalah, apakah saat utang jatuh tempo nanti angsurannya bisa dibayarkan dengan PDB atau utang dibayar dengan utang pula?," ujarnya.

Selain Sri Mulyani, bahkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution termasuk membanding-bandingkan rasio utang atas PDB dengan negara lain. Padahal menurutnya, tindakan ini juga melakukan kesalah kaprahan, dan disampaikan secara diametral dengan negara maju seperti Jepang dan USA.

"Utang bukan satu-satunya cara dalam menyelesaikan permasalahan infrastruktur apalagi dengan alasan tak memiliki tabungan (saving). Sebab jika utang dialokasikan dalam jumlah besar pada pembangunan infrastruktur, maka dana yang berasal dari utang tersebut akan mengendap lama dalam bentuk aset tak bergerak atau tak menghasilkan secara langsung," jelasnya.

Nasibnya akan berbeda halnya jika alokasi utang yang ada dialokasikan untuk pembangunan sektor ekonomi produktif, maka dana utang tak mengendap terlalu lama, dan jika sektor produktif dikelola dengan baik, efektif dan efisien, maka akan mengungkit (leverage) kegiatan ekonomi masyarakat yang akan menghasilkan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi secara signifikan.

"Prioritas dan jebakan utang secara sederhana atau skala ekonomi mikro Rumah Tangga misalnya, apakah sebuah keluarga Rumah Tangga Ekonomi yang baru sebagai subyek ekonomi produktif akan memprioritaskan membangun rumah dulu atau menyelesaikan permasalahan kebutuhan pokok (need) Rumah Tangga nya dulu?," jelasnya.

Ia menegaskan soal pembangunan infrastruktur bukan soal kecepatan dan kelambanan, tetapi soal skala prioritas dalam membangun. Apalagi Rumah Tangga produktif baru tadi tak bekerja atau menganggur (dalam ekonomi makro lapangan kerja tak tersedia), maka tentu saja dana utang yang telah diambil untuk membangun rumah lebih dulu akan tertanam, sementara kewajiban membayar cicilan utang sudah mulai berjalan.

"Lalu, apa yang terjadi adalah penjualan asset atau harta Rumah Tangga tersebut yang terperangkap utang (debt trap)," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Resmi Jadi Tersangka, Bupati Sirajudin Lasena Minta Maaf ke Warga Bolaang Mongondow Utara

Resmi Jadi Tersangka, Bupati Sirajudin Lasena Minta Maaf ke Warga Bolaang Mongondow Utara

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:28 WIB

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:35 WIB

Utang Luar Negeri Membengkak, Sudah Capai Rp8.045 Triliun

Utang Luar Negeri Membengkak, Sudah Capai Rp8.045 Triliun

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:32 WIB

Cadangan Devisa Meningkat 1,2 Miliar Dolar AS Berkat Utang dan Pajak

Cadangan Devisa Meningkat 1,2 Miliar Dolar AS Berkat Utang dan Pajak

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 10:57 WIB

Prabowo Tolak Utang IMF, Ekonom: Pajak Belum Mampu Biayai Pembangunan

Prabowo Tolak Utang IMF, Ekonom: Pajak Belum Mampu Biayai Pembangunan

News | Selasa, 01 September 2026 | 16:00 WIB

Tak Mau Indonesia Banyak Utang, Prabowo Tolak Tawaran Pinjaman IMF

Tak Mau Indonesia Banyak Utang, Prabowo Tolak Tawaran Pinjaman IMF

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Terus Bengkak, Tembus Rp8.093 Triliun

Utang Luar Negeri Indonesia Terus Bengkak, Tembus Rp8.093 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:33 WIB

Utang Luar Negeri Tembus Rp 8.000 Triliun, Purbaya Klaim Masih Aman Ketimbang AS-Singapura

Utang Luar Negeri Tembus Rp 8.000 Triliun, Purbaya Klaim Masih Aman Ketimbang AS-Singapura

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:34 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:48 WIB

Peringkat Utang Indonesia Tetap Stabil, Bos BI Beri Sinyal Ekonomi Makin Kuat

Peringkat Utang Indonesia Tetap Stabil, Bos BI Beri Sinyal Ekonomi Makin Kuat

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:48 WIB

Terkini

Breaking News! Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija Jakarta

Breaking News! Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija Jakarta

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:42 WIB

Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang

Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:41 WIB

Indonesia dan 7 Negara Muslim Ultimatum Israel Soal Gaza, Puji Setinggi Langit Peran AS

Indonesia dan 7 Negara Muslim Ultimatum Israel Soal Gaza, Puji Setinggi Langit Peran AS

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:40 WIB

Bukan Cuma Buka Rekening Gratis, Pemerintah Cari Cara Agar Tak Jadi Dormant

Bukan Cuma Buka Rekening Gratis, Pemerintah Cari Cara Agar Tak Jadi Dormant

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:40 WIB

Mengenal Danjong di The King's Warden, Raja Kecil yang Pernah Pimpin Joseon

Mengenal Danjong di The King's Warden, Raja Kecil yang Pernah Pimpin Joseon

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:40 WIB

Jenderal AD Dipecat Abis Korupsi Jual Beli Jabatan, Langsung Dicap Pengkhianat China

Jenderal AD Dipecat Abis Korupsi Jual Beli Jabatan, Langsung Dicap Pengkhianat China

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:37 WIB

Kuliah Gratis PTN Didorong, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai PTS Kehilangan Mahasiswa

Kuliah Gratis PTN Didorong, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai PTS Kehilangan Mahasiswa

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 15:36 WIB

Promo Staycation Mewah di Jakarta & Bali, Dapatkan Diskon 10% dari BRI!

Promo Staycation Mewah di Jakarta & Bali, Dapatkan Diskon 10% dari BRI!

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 15:35 WIB

8 Contoh Nyata Pengamalan Sila ke-2 Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

8 Contoh Nyata Pengamalan Sila ke-2 Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 15:35 WIB

Bisa Bikin Flek Hitam, Ini 5 Ciri-ciri Sunscreen yang Tak Cocok untuk Kulit

Bisa Bikin Flek Hitam, Ini 5 Ciri-ciri Sunscreen yang Tak Cocok untuk Kulit

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:35 WIB

×