Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Meta PHK Karyawan Lagi, Kali Ini Sasar Unit Bisnis Dunia Virtual

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 25 April 2025 | 08:50 WIB
Meta PHK Karyawan Lagi, Kali Ini Sasar Unit Bisnis Dunia Virtual
Meta phk karyawan lagi, kali ini incar divisi bisnis virtual

Suara.com - Meta telah memberhentikan karyawan di divisi Reality Labs yang bertugas mengembangkan realitas virtual, realitas tertambah, dan perangkat yang dapat dikenakan terkait. Keputusan ini dilakukan dikarenakan kerugian yang diterima perusahaan.

Pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut memengaruhi sejumlah karyawan yang tidak disebutkan jumlahnya yang bekerja di unit Oculus Studios divisi tersebut. Divisi ini bertugas mengembangkan permainan dan konten VR dan AR untuk headset Quest VR Meta.

“Beberapa tim di Oculus Studios tengah mengalami perubahan dalam struktur dan peran yang telah memengaruhi ukuran tim. Perubahan ini dimaksudkan untuk membantu Studio bekerja lebih efisien pada pengalaman realitas campuran di masa mendatang untuk audiens kami yang terus bertambah, sambil tetap memberikan konten yang hebat bagi orang-orang saat ini," kata juru bicara tersebut dilansir CNBC International, Jumat (25/4/2025).

Karyawan yang bekerja pada aplikasi latihan Supernatural VR terkena dampaknya. Tentunya, Meta pun sangat berterima kasih kepada karyawannya yang sudah berkontribusi. “Kami sangat sedih untuk menyampaikan bahwa perubahan ini telah mengakibatkan hilangnya beberapa anggota tim kami yang sangat berbakat. Kontribusi mereka telah berperan penting dalam membentuk perjalanan kami dan perjalanan Anda, dan ketidakhadiran mereka akan sangat terasa," katanya.

Pemangkasan karyawan Reality Labs dilakukan setelah Meta memberhentikan 5% dari keseluruhan karyawannya pada bulan Februari yang dianggap sebagai karyawan dengan kinerja terendah. Divisi Reality Labs Meta mencatat kerugian operasional sebesar 4,97 miliar dollar AS. Sementara membukukan penjualan sebesar 1,1 miliar dollar ASselama kuartal keempat.

Seperti diketahui, Meta bersiap memangkas sekitar 5% tenaga kerjanya. Dikabarkan 3.600 karyawan akan kehilangan pekerjaan. Pemutusan kerja ini dinilai dari performa pekerjaannya. CEO Mark Zuckerberg memberi tahu karyawan tentang keputusan untuk memPHK karyawan dengan penilaian kinerja rendah.

Hal itu diumumkan dalam memo yang diunggah di forum internal Workplace perusahaan tersebut. Zuckerberg memberi tahu karyawan bahwa tahun 2025 akan "menjadi tahun yang intens. "Perusahaan menetapkan bahwa mereka memotong sekitar 5% dari karyawan dengan kinerja terendah,"katanya.

Sementara itu Meta memiliki lebih dari 72.000 karyawan. Karyawan yang terkena dampak PHK akan diberi tahu paling lambat tanggal 10 Februari dan menerima pesangon sesuai dengan yang telah diberikan perusahaan sebelumnya. Pemangkasan tersebut merupakan PHK terbesar Meta sejak perusahaan tersebut memangkas 21.000 pekerjaan, atau hampir seperempat dari tenaga kerjanya, pada tahun 2022 dan 2023.

Langkah tersebut mengikuti beberapa perubahan operasional utama dalam Meta yang bertujuan untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan Presiden terpilih Donald Trump. Meta mengakhiri program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi. Pada hari yang sama, Zuckerberg muncul di podcast Joe Rogan, mengklaim bahwa ia telah menyiapkan perubahan perusahaan ini dalam waktu yang lama. Ia juga menyebut moderasi konten dan pemeriksaan fakta yang berlebihan menghancurkan kepercayaan pada platform tersebut.

"Saya kira pada 2016 dan setelahnya saya terlalu menghormati banyak orang di media yang pada dasarnya berkata 'Oke, tidak mungkin (Donald Trump) bisa terpilih kecuali karena misinformasi'. Orang-orang tidak bisa benar-benar mempercayai hal-hal ini," tandas Zuckerberg.

Selain itu, beberapa orang lain juga berkomentar pemutusan hubungan kerja tidak boleh dicap sebagai pemutusan hubungan kerja berdasarkan kinerja karena hal tersebut berpotensi merusak reputasi orang ketika mereka mencari pekerjaan di tempat lain.

"Sekarang orang harus kembali ke pasar kerja dengan label yang sangat tidak adil,” menurut orang yang dikutip di atas dalam laporan berita tersebut.

Para karyawan menyatakan kekhawatiran karyawan yang baik akan diberhentikan hanya untuk memenuhi kuota perusahaan, yang dapat berdampak negatif pada moral di Meta, lapor portal berita tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WhatsApp Luncurkan Obrolan Incognito dengan Meta AI, Fitur Chat Privat, Tak Bisa Diakses Siapa Pun

WhatsApp Luncurkan Obrolan Incognito dengan Meta AI, Fitur Chat Privat, Tak Bisa Diakses Siapa Pun

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:29 WIB

Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan

Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:37 WIB

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:33 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:29 WIB

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:03 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China

Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:02 WIB

PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin

PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:02 WIB

Terkini

Libur Panjang Justru Jadi Petaka Bagi Rupiah

Libur Panjang Justru Jadi Petaka Bagi Rupiah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:48 WIB

Daftar Tarif BPJS Kesehatan Kelas 1-3 per Mei 2026, Wacana Iuran Naik Terus Mencuat

Daftar Tarif BPJS Kesehatan Kelas 1-3 per Mei 2026, Wacana Iuran Naik Terus Mencuat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:42 WIB

Dolar AS Perkasa, Harga Referensi Emas Indonesia Periode II Mei 2026 Terkoreksi Tajam

Dolar AS Perkasa, Harga Referensi Emas Indonesia Periode II Mei 2026 Terkoreksi Tajam

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:41 WIB

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:36 WIB

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:29 WIB

Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun

Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:27 WIB

Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita

Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:12 WIB