Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Prediksi IHSG Hari Ini di Tengah Penguatan Bursa Asia dan Sentimen Wall Street

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 08 September 2025 | 07:18 WIB
Prediksi IHSG Hari Ini di Tengah Penguatan Bursa Asia dan Sentimen Wall Street
Bursa Efek Indonesia [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Baca 10 detik
  • Wall Street melemah akibat data lapangan kerja AS yang buruk, memicu kekhawatiran resesi.
  • Bursa Asia menguat setelah Presiden AS Donald Trump memangkas tarif impor otomotif Jepang.
  • IHSG berpotensi melemah hari ini secara teknikal. 

Suara.com - Pergerakan pasar saham global pada Jumat (5/9/2025) menunjukkan tren yang kontras. Wall Street diliputi sentimen negatif, sementara pasar saham di Asia kompak menguat.

Kontras ini disebabkan oleh faktor-faktor ekonomi dan kebijakan yang berbeda di kedua kawasan.

Wall Street Melemah, Sentimen Khawatir Menghantui

Indeks saham utama di Wall Street ditutup melemah pada akhir pekan lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,48%, diikuti oleh S&P 500 yang melemah 0,32%, dan Nasdaq Composite juga turun.

Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi Amerika Serikat (AS) setelah data menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang jauh di bawah ekspektasi pada Agustus 2025.

Berdasarkan laporan Departemen Tenaga Kerja AS, perekonomian hanya menciptakan 22.000 lapangan kerja, jauh di bawah perkiraan konsensus yang mencapai 75.000.

Data ini mengonfirmasi kondisi pasar tenaga kerja yang melemah, memicu spekulasi bahwa The Fed akan semakin serius mempertimbangkan pemangkasan suku bunga.

Meskipun awalnya data ini sempat membuat indeks saham AS naik, kekhawatiran akan melemahnya ekonomi jangka panjang akhirnya mendominasi. Sektor perbankan menjadi salah satu yang paling terpukul, dengan indeks perbankan S&P 500 turun 2,4%.

Investor kini mengalihkan perhatian ke data inflasi yang akan dirilis pekan depan, sebagai petunjuk tambahan mengenai langkah kebijakan moneter The Fed selanjutnya.

Bursa Asia Kompak Menguat Berkat Kebijakan Trump

Berbeda dengan Wall Street, bursa saham di Asia justru ditutup menguat pada perdagangan Jumat. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 1,03%, Hang Seng Hong Kong melesat 1,43%, dan Shanghai Composite naik 1,24%.

Penguatan ini didorong oleh sentimen positif setelah Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang meresmikan penurunan tarif impor otomotif Jepang dari 27,5% menjadi 15%.

Selain itu, kesepakatan investasi Jepang senilai US$550 miliar dalam proyek-proyek AS juga menambah optimisme pasar.

Sementara itu, pasar saham Malaysia dan Indonesia tidak beroperasi karena libur, sehingga tidak terdampak langsung oleh sentimen global pada hari tersebut.

Analisis Teknis dan Ide Trading IHSG Hari Ini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBCA Diprediksi Meroket, Sejumlah Analis Ungkap Alasan Rekomendasi Saham

BBCA Diprediksi Meroket, Sejumlah Analis Ungkap Alasan Rekomendasi Saham

Bisnis | Senin, 08 September 2025 | 06:37 WIB

Bos BJBR Turun Gunung Layani Nasabah

Bos BJBR Turun Gunung Layani Nasabah

Bisnis | Sabtu, 06 September 2025 | 06:51 WIB

10 Perusahaan Antre IPO: Pasar Saham Indonesia Masih Bergairah?

10 Perusahaan Antre IPO: Pasar Saham Indonesia Masih Bergairah?

Bisnis | Jum'at, 05 September 2025 | 13:39 WIB

IHSG Selama Sepekan Naik Tipis, Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 305,18 Miliar

IHSG Selama Sepekan Naik Tipis, Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 305,18 Miliar

Bisnis | Jum'at, 05 September 2025 | 10:59 WIB

PANI Siapkan Rp16,1 Triliun Borong 44,1 Persen Saham CBDK

PANI Siapkan Rp16,1 Triliun Borong 44,1 Persen Saham CBDK

Bisnis | Kamis, 04 September 2025 | 13:18 WIB

IHSG Sempat Terjun Bebas di Awal Sesi Perdagangan Hari Ini, Tapi Langsung Bangkit

IHSG Sempat Terjun Bebas di Awal Sesi Perdagangan Hari Ini, Tapi Langsung Bangkit

Bisnis | Kamis, 04 September 2025 | 09:13 WIB

Terkini

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 22:01 WIB

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:42 WIB

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:10 WIB

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:06 WIB

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:05 WIB

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:02 WIB

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:57 WIB