Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Diminta OJK Perbanyak Porsi, Proyeksi Keuangan Hijau Bakal Naik pada 2026

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 12 Desember 2025 | 10:06 WIB
Diminta OJK Perbanyak Porsi, Proyeksi Keuangan Hijau Bakal Naik pada 2026
Green Economic Outlook 2026, Jakarta, Kamis (11/12/2025). [Suara.com/Fakhri]
  • Pembiayaan hijau Indonesia diprediksi menguat signifikan pada tahun 2026 didorong regulator dan transparansi global.
  • Peningkatan pembiayaan hijau terkendala kesiapan pelaku usaha dan kualitas dokumentasi proyek berkelanjutan.
  • Investasi berkelanjutan global menunjukkan imbal hasil 12,5%, lebih tinggi dari investasi tradisional 9,2%.

Suara.com - Prospek pembiayaan hijau alias green financing di Indonesia, diperkirakan akan menguat pada 2026, seiring dorongan regulator dan meningkatnya tekanan global terhadap transparansi keberlanjutan.

Tren ini terjadi di tengah upaya industri keuangan menyeimbangkan ekspansi kredit dengan pengelolaan risiko, terutama pada sektor-sektor yang belum memiliki kelayakan pembiayaan yang kuat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya meminta bank-bank besar meningkatkan porsi pinjaman hijau, mendorong perbankan lebih aktif menyalurkan pembiayaan kepada proyek dan pelaku usaha berorientasi keberlanjutan.

Namun, penguatan ini masih berjalan dengan sejumlah catatan di lapangan, mulai dari kesiapan pelaku usaha, kualitas dokumentasi ESG, hingga ketersediaan proyek hijau yang memenuhi standar pembiayaan.

Situasi tersebut turut menjadi sorotan para pemangku kepentingan industri, yang menilai peningkatan pembiayaan hijau harus dibarengi kesiapan ekosistem agar pertumbuhan tidak hanya bersifat administratif, melainkan berdampak pada transformasi ekonomi hijau.

Ketua Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA), Katharine Grace, menilai peluang pembiayaan hijau pada 2026 cukup besar, terutama karena bank besar telah mencatatkan kenaikan porsi pinjaman hijau dalam beberapa tahun terakhir.

“Kalau melihat dari data-data yang dikeluarkan kan sekarang disclosure mengenai sustainability harus transparan. Kami lihat systemic bank itu selalu meningkat 15–18 (persen) sekarang sudah banyak di atas 20, jadi memang harus diminta meningkat,” ungkap Grace di sela acara Green Economic Outlook 2026, Kamis (11/12/2025).

Ia mengatakan, salah satu pendorong pertumbuhan pembiayaan hijau dapat berasal dari sektor UMKM.

Ketua Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA), Katharine Grace di sela acara Green Economic Outlook 2026, Kamis (11/12/2025). [Suara.com/Fakhri]
Ketua Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA), Katharine Grace di sela acara Green Economic Outlook 2026, Kamis (11/12/2025). [Suara.com/Fakhri]

Bank Indonesia disebut tengah menyiapkan program UMKM Green untuk memperluas akses kredit hijau bagi pelaku usaha kecil.

Namun, Grace menilai tantangan terbesarnya justru ada pada sisi kelayakan usaha.

“Kami menemukan banyak UMKM itu belum bankable, jadi ini pinjaman yang risikonya tinggi. Ini yang kita harus tetap berpihak kepada UMKM, green UMKM jadi harus ada mitigasi, pemantauan yang lebih ketat karena kalau ujungnya kemudian kreditnya mahal juga tidak mendukung,” kata Grace.

Ia juga menyoroti masih banyak perusahaan yang belum mengadopsi energi terbarukan dalam operasionalnya.

Padahal, menurutnya, perbankan telah menyiapkan kapasitas untuk mendongkrak kredit hijau.

“Nah itu yang juga inklusivitasnya di situ. Tidak hanya bank yang terus harus menaikkan loan growth tapi pipeline-nya juga artinya permintaannya harus juga kita genjot dan itu harus dari regulator,” ucapnya.

Sementara itu, Co-Founder & CEO Olahkarsa, Unggul Ananta, menyampaikan tren investasi berkelanjutan global kini menunjukkan performa positif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Gandeng OECD Ciptakan Keuangan Digital Berkualitas

OJK Gandeng OECD Ciptakan Keuangan Digital Berkualitas

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 08:00 WIB

Investasi Ilegal Rugikan Masyarakat Senilai Rp142 Triliun, Terbanyak dari Wilayah Ini

Investasi Ilegal Rugikan Masyarakat Senilai Rp142 Triliun, Terbanyak dari Wilayah Ini

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 10:53 WIB

OJK Selidiki Dugaan Mirae Asset Sekuritas Lenyapkan Dana Nasabah Rp71 Miliar

OJK Selidiki Dugaan Mirae Asset Sekuritas Lenyapkan Dana Nasabah Rp71 Miliar

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 14:31 WIB

Waspada! Penipuan Promo Tiket Murah Seliweran di Libur Akhir Tahun, Begini Modusnya

Waspada! Penipuan Promo Tiket Murah Seliweran di Libur Akhir Tahun, Begini Modusnya

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 12:17 WIB

Rencana Dana Pensiunan untuk Atlit dan Pelatih, OJK: Itu Sangat Mungkin

Rencana Dana Pensiunan untuk Atlit dan Pelatih, OJK: Itu Sangat Mungkin

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 10:45 WIB

Jangan Sampai Tertipu! Kenali 7 Ciri Pinjol Ilegal dan Cara Mudah Mengecek Izin Resmi dari OJK

Jangan Sampai Tertipu! Kenali 7 Ciri Pinjol Ilegal dan Cara Mudah Mengecek Izin Resmi dari OJK

Bisnis | Minggu, 30 November 2025 | 13:43 WIB

Terkini

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:15 WIB

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:03 WIB

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:53 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:14 WIB

Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis

Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:11 WIB

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:05 WIB

Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:56 WIB

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:54 WIB

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:52 WIB

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:50 WIB