Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Menuju Swasembada, YSPN Salurkan Empat Ton Beras ke Bali

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 13 Januari 2026 | 11:29 WIB
Menuju Swasembada, YSPN Salurkan Empat Ton Beras ke Bali
Ketua Pengurus YSPN Marsekal Madya TNI (Purn), Daryatmo dalam penyaluran bantuan, Senin (12/1/2026). [YSPN]
  • YSPN menyalurkan empat ton beras kepada siswa di Kabupaten Buleleng pada 12 Januari 2026 sebagai bagian penguatan swasembada pangan.
  • Kegiatan ini meliputi distribusi beras, bantuan benih, dan pupuk untuk mendukung produksi pangan lokal berbasis komunitas dan sekolah.
  • YSPN dan Pemkab Buleleng mengembangkan program edukasi menanam seperti satu anak satu polybag untuk kemandirian pangan pelajar.

Suara.com - Langkah menuju swasembada pangan terus diperkuat melalui aksi nyata di daerah. Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) menyalurkan bantuan pangan berupa empat ton beras kepada siswa sekolah di Kabupaten Buleleng, Bali.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan dalam rangka kunjungan kerja YSPN ke Bali pada 12 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Self Sufficient Indonesian Food Foundation yang berfokus pada penguatan edukasi, produksi, serta kemandirian pangan berbasis komunitas dan sekolah.

Bantuan beras disalurkan kepada siswa yang membutuhkan di sejumlah sekolah, mulai dari tingkat dasar hingga menengah kejuruan. Sekolah penerima bantuan di antaranya SDN 3 Banjar Jawa, SMPN 1 Singaraja, SMAN 1 Singaraja, serta SMKN 3 Singaraja.

Setiap siswa menerima alokasi lima kilogram beras sebagai dukungan pemenuhan kebutuhan pangan dasar.

Program ini diharapkan mampu membantu meringankan beban keluarga sekaligus memastikan kecukupan pangan bagi para pelajar.

Tak hanya berhenti pada distribusi beras, YSPN juga mendorong penguatan produksi pangan lokal.

Dalam kegiatan tersebut, yayasan menyalurkan benih padi dan pupuk formula untuk mendukung penanaman di lahan seluas satu hektare di Bali.

Program tersebut dirancang tidak sekadar sebagai bantuan jangka pendek. YSPN menempatkannya sebagai langkah awal membangun ekosistem pangan lokal yang berkelanjutan melalui produksi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Para siswa tidak hanya menerima bantuan pangan, tetapi juga diperkenalkan langsung pada proses menanam dan merawat tanaman.

Pendekatan ini dijadikan bagian dari pendidikan karakter agar siswa memahami nilai pangan sejak dini.

Rangkaian kegiatan itu turut dihadiri jajaran pengurus YSPN yang diketuai Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo, bersama perwakilan pemerintah pusat dan daerah.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi simbol sinergi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain bantuan fisik, pendekatan edukatif jangka panjang juga menjadi fokus utama.

YSPN bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng mengembangkan program berbasis sekolah melalui gerakan satu anak satu polybag yang melibatkan siswa secara langsung dalam praktik menanam.

Program tersebut dinilai efektif dalam menumbuhkan kesadaran pangan, kemandirian, serta rasa tanggung jawab sejak usia sekolah. Model ini juga dinilai memiliki potensi untuk diterapkan di berbagai daerah lain di Indonesia.

Ketua Pengurus YSPN Marsekal Madya TNI (Purn), Daryatmo dalam penyaluran bantuan, Senin (12/1/2026). [YSPN]
Ketua Pengurus YSPN Marsekal Madya TNI (Purn), Daryatmo dalam penyaluran bantuan, Senin (12/1/2026). [YSPN]

Ketua Pengurus YSPN Marsekal Madya TNI (Purn), Daryatmo mengatakan, pertanian hari ini tidak hanya soal menanam, tetapi juga inovasi dan edukasi yang berkelanjutan.

"YSPN mendorong generasi muda melihat pertanian sebagai sektor produktif dan relevan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah," ujar Daryatmo dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).

Melalui sinergi edukasi, pendampingan, dan distribusi pangan, YSPN menegaskan komitmennya menjadikan ketahanan pangan sebagai fondasi masa depan bangsa.

Upaya ini sekaligus diarahkan untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki kesadaran, kepedulian, dan peran aktif dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.

"Buleleng menjadi salah satu wilayah penting karena komitmennya di sektor pertanian, dan model ini akan terus dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Pastikan Perkuat Tata Kelola Pupuk 2026: Sudah Dimulai Dari Aspek Perencanaan

Kementan Pastikan Perkuat Tata Kelola Pupuk 2026: Sudah Dimulai Dari Aspek Perencanaan

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 20:56 WIB

Sawah Baru di Tanah Laut Siap Dongkrak Produksi Padi Kalsel, Kementan Perkuat Mekanisasi Pertanian

Sawah Baru di Tanah Laut Siap Dongkrak Produksi Padi Kalsel, Kementan Perkuat Mekanisasi Pertanian

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 14:46 WIB

Kinerja Kementan Bikin Publik Optimis Pangan Nasional Aman, Swasembada di Depan Mata

Kinerja Kementan Bikin Publik Optimis Pangan Nasional Aman, Swasembada di Depan Mata

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 12:19 WIB

Percepat Swasembada Pangan, Mentan Pastikan Indonesia Siap Hentikan Impor Beras

Percepat Swasembada Pangan, Mentan Pastikan Indonesia Siap Hentikan Impor Beras

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2025 | 20:23 WIB

Penggunaan Teknologi Drone untuk Penanaman Padi di Cetak Sawah Rakyat

Penggunaan Teknologi Drone untuk Penanaman Padi di Cetak Sawah Rakyat

Foto | Rabu, 13 Agustus 2025 | 10:00 WIB

Pertamina Jadi Tulang Punggung Swasembada Energi, Produksi Tembus 1,04 Juta MBOEPD

Pertamina Jadi Tulang Punggung Swasembada Energi, Produksi Tembus 1,04 Juta MBOEPD

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:33 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB