Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.920

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2026 | 09:40 WIB
Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.920
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
  • Rupiah melemah pada Jumat (6/3/2026), dibuka di Rp16.920 per dolar AS, melanjutkan tren pelemahan sebelumnya.
  • Pelemahan rupiah dipicu ancaman Iran terhadap AS dan penguatan dolar akibat data pekerjaan AS yang kuat.
  • Mata uang Asia menunjukkan pergerakan beragam; Peso Filipina melemah terdalam, sementara Won Korea menguat signifikan.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah masih melanjutkan pelemahan pada pembukaan hari ini. Hal ini membuat mata uang Garuda terus tidak berdaya melawan dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Jumat (6/3/2026) dibuka Rp16.920 per dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia pun melemah 0,09 persen dibanding penutupan pada Kamis (5/3/2026) yang berada di level Rp16.905 per dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.886 per dolar AS. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah dikarenakan ancaman Iran yang masih akan melanjutkan perang dengan Israel dan Amerika.

"Rupiah diperkirakan kembali melemah terhadap dolar AS yang menguat oleh memanasnya situasi di timteng dengan ancaman Iran akan balasan terhadap kapal perang yan ditenggelamkan AS," katanya saat dihubungi Suara.com.

Selain tensi perang, pengauatn Dolar AS juga didukung oleh data pekerjaan yang lebih kuat. Tentunya ini membuat rupiah tertekan.

"Data pekerjaan AS yang lebih kuat juga mendukung dolar. Harga minyak yang kembali naik tinggi juga membebani rupiah. Range 16.850-17.000," jelasnya.

Sementara itu, beberapa mata uang Asia bergerak fluktuatif. Salah satunya, Peso Filipina mencatat pelemahan terdalam yakni 0,39 persen, disusul ringgit Malaysia yang melemah 0,13 perssn, dolar Taiwan melemah 0,10 persen, rupiah melemah 0,06 persen dan dolar Hong Kong yang melemah 0,03 persen.

Sedangkan, mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS pagi ini. Won Korea menguat 0,42 persen dolar Singapura menguat 0,14 persen. Lalu, yuan China menguat 0,10 persen, yen Jepang menguat 0,03 persen dan baht Thailand menguat 0,02 persen terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,95, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 99,31.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Bangkit, Dolar AS Alami Tekanan ke Level Rp16.843

Rupiah Bangkit, Dolar AS Alami Tekanan ke Level Rp16.843

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 09:48 WIB

Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998

Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 07:55 WIB

Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah

Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:01 WIB

Gegara Intervensi BI, Rupiah Berjaya di Jumat Sore ke Level Rp 16.888/USD

Gegara Intervensi BI, Rupiah Berjaya di Jumat Sore ke Level Rp 16.888/USD

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:13 WIB

Rupiah Masih Meriang, Dolar AS Sentuh Level Rp16.908

Rupiah Masih Meriang, Dolar AS Sentuh Level Rp16.908

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 09:44 WIB

Gubernur BI: Rupiah Undervalue, Tidak Cerminkan Ekonomi Indonesia

Gubernur BI: Rupiah Undervalue, Tidak Cerminkan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 16:15 WIB

Terkini

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:56 WIB

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:31 WIB

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:41 WIB

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:36 WIB

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:32 WIB

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:27 WIB

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:23 WIB

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:13 WIB

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:09 WIB

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:50 WIB