Sering Gonta-Ganti Pasangan Bercinta? Wajib Tahu Infeksi Menular Seksual yang Mengintai dan Komplikasinya!

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 17 Januari 2022 | 18:59 WIB
Sering Gonta-Ganti Pasangan Bercinta? Wajib Tahu Infeksi Menular Seksual yang Mengintai dan Komplikasinya!
Infeksi menular seksual lewat hubungan seks. (Shutterstock)

Suara.com - Orang yang sering berganti pasangan seksual berisiko tinggi alami infeksi menular seksual (IMS). Penyebabnya bisa karena infeksi bakteri, virus, maupun parasit yang menular saat melakukan hubungan seksual.

infeksi menular seksual juga bisa menyebabkan komplikasi apabila tidak diobati dengan baik. Bahkan komplikasi dari infeksi menular seksual bisa menyebabkan kanker dan penyakit yang mengancam jiwa lainnya.

Diagnosis dan pengobatan dini menjadi kunci untuk mencegah komplikasi pada infeksi menular seksual.

Dikutip dari situs Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski) disebutkan bahwa sebagian infeksi menular seksual tidak memiliki gejala.

Ilustrasi parasit. [Shutterstock]
Ilustrasi parasit infeksi menular seksual. [Shutterstock]

Sehingga, satu-satunya cara untuk memastikan terinfeksi atau tidak dengan pemeriksaan laboratorium tertentu yang disarankan oleh dokter dokter kulit dan kelamin.

Berikut empat penyakit infeksi menular seksual yang berisiko dialami oleh seseorang yang sering berganti pasangan seks:

1. infeksi menular seksual yang disebabkan bakteri

Salah satu infeksi menular seksual akibat bakteri merupakan klamidia atau gonorea. Infeksi tersebut berisiko komplikasi yang tinggi. Antara 10-30 persen perempuan yang terinfeksi infeksi menular seksual, kemungkinan besar akan menderita penyakit panggul. Karena infeksi ini biasanya menyebar ke organ reproduksi.

Radang panggul juga bisa menjadi cukup berat dan dapat menyebabkan sepsis hingga kematian, walaupun jarang terjadi.

Sekitar 10 hingga 20 persen penderita nyeri panggul dapat menghasilkan jaringan parut yang menyebabkan infertilitas, bersama dengan nyeri panggul kronis dan kehamilan ektopik (tuba).

2. Infeksi akibat Virus Papiloma Manusia (HPV)

HPV dapat menyebabkan kutil kelamin, tergantung pada jenis atau jenisnya. Kutil umumnya tidak menyebabkan komplikasi medis yang parah, namun menurunkan kualitas hidup karena membuat tidak percaya diri, stres, atau selalu cemas.

Komplikasi yang timbul dapat berupa infeksi kulit sekunder atau jaringan parut, dapat juga terjadi sebagai akibat pengobatan topikal atau tindakan bedah.

Komplikasi lainnya, yakni papillomatosis pernapasan (RRP). Komplikasi ini terjadi ketika virus HPV ditularkan melalui proses persalinan. Bayi-bayi yang terinfeksi biasanya akan mendapatkan HPV di sekitar pita suara, hanya bisa dihilangkan melalui proses bedah.

Sementara itu, komplikasi HPV yang berupa kanker dapat berupa kanker leher rahim, vagina, vulva, dubur, penis dan orofaring (mulut dan tenggorokan). Komplikasi dapat timbul selama perawatan bedah atau kemoterapi, termasuk jaringan parut pasca tindakan, infertilitas, atau infeksi sekunder.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ustaz Solmed Laporkan Sejumlah Akun, Usai Dituding Lakukan Pelecehan Sejenis

Ustaz Solmed Laporkan Sejumlah Akun, Usai Dituding Lakukan Pelecehan Sejenis

Video | Sabtu, 18 April 2026 | 12:44 WIB

LPSK Siap Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Siap Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Guru Besar Diduga Minta Foto Bikini Mahasiswi, Rektor Unpad Buka Suara

Guru Besar Diduga Minta Foto Bikini Mahasiswi, Rektor Unpad Buka Suara

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 21:20 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Libatkan Oknum Polisi di Jambi, Menteri PPPA Minta Diadili di Peradilan Umum

Kasus Kekerasan Seksual Libatkan Oknum Polisi di Jambi, Menteri PPPA Minta Diadili di Peradilan Umum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:10 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kampus Darurat Kekerasan Seksual: Menggugat Budaya Diam di Lingkungan Akademik

Kampus Darurat Kekerasan Seksual: Menggugat Budaya Diam di Lingkungan Akademik

Your Say | Jum'at, 17 April 2026 | 12:15 WIB

Stop Bilang "Bukan Saya": Mengapa Masbro Juga Bertanggung Jawab Atas Budaya Pelecehan

Stop Bilang "Bukan Saya": Mengapa Masbro Juga Bertanggung Jawab Atas Budaya Pelecehan

Your Say | Jum'at, 17 April 2026 | 10:40 WIB

Modus Keji Syekh Ahmad Al Misry: Lecehkan Santri Sambil Catut Kisah Nabi

Modus Keji Syekh Ahmad Al Misry: Lecehkan Santri Sambil Catut Kisah Nabi

Video | Kamis, 16 April 2026 | 18:20 WIB

Katy Perry Diselidiki Kepolisian Australia Terkait Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Ruby Rose

Katy Perry Diselidiki Kepolisian Australia Terkait Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Ruby Rose

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 07:30 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Terkini

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB