Luwu Utara Sulsel Disapu Banjir Bandang, 10 Warga Tewas, 46 Lainnya Hilang

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 14 Juli 2020 | 19:35 WIB
Luwu Utara Sulsel Disapu Banjir Bandang, 10 Warga Tewas, 46 Lainnya Hilang
Banjir bandang yang merendam beberapa kecamatan di Luwu Utara, Sulsel, (Foto Dok. ACT).

Suara.com - Banjir bandang melanda enam Kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Senin (13/7/2020), sekitar pukul 19.00 waktu setempat.

Jumlah korban yang terdampak bencana alam ini telah mencapai 4.930 keluarga, 10 orang diantaranya dikabarkan meninggal dunia.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencaan BNPB Raditya Jati mengatakan enam kecamatan yang terdampak banjir di Kabupaten Luwu Utara itu berada di Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat.

Dari data sementara Tim SAR gabungan mencatat ada 10 orang meninggal dunia. 10 lagi berhasil diselamatkan dan 46 orang lainnya masih dalam pencarian.

Banjir bandang yang merendam beberapa kecamatan di Luwu Utara, Sulsel, (Foto Dok. ACT).
Banjir bandang yang merendam beberapa kecamatan di Luwu Utara, Sulsel, (Foto Dok. ACT).

"Kesepuluh korban luka-luka tersebut dirujuk ke RSUD Masamba," kata Raditya Jati, Selasa (14/7/2020).

Dari kejadian ini, ribuan rumah di enam kecamatan tersebut juga terendam banjir. Terakhir, PLN masih melakukan perbaikan jaringan listrik sejak pagi tadi, yang terputus akibat banjir.

Kendala yang dihadapi petugas di lapangan ialah akses jalan provinsi yang tertimbun lampur pasca banjir. Sehingga, akses jalan menuju pos komando utama dan lokasi terdampak tertutup.

"Personel di lapangan harus memutar sejauh 10 km dalam mengakses lokasi terdampak. Saat ini hanya provider XL yang dapat digunakan masyarakat setempat," terangnya.

Banjir bandang yang merendam beberapa kecamatan di Luwu Utara, Sulsel, (Foto Dok. ACT).
Banjir bandang yang merendam beberapa kecamatan di Luwu Utara, Sulsel, (Foto Dok. ACT).

Menurut BPBD Kabupaten Luwu Utara, banjir dipicu oleh salah satu hujan dengan intensitas tinggi.

baca juga

"Debit air hujan mengakibatkan Sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap sehingga terjadi banjir bandang," kata dia.

Diketahui, pada Kamis (9/7) lalu, wilayah Kabupaten Luwu, Sulsel juga terdampak banjir. Waktu itu, ada 2.970 keluarga yang terdampak.

Enam kecamatan yakni Kecamatan Larompong, Larompong Selatan, Suli, Bua, Suli Barat dan Ponrang terdampak banjir dalam kejadian itu. Tak hanya merendam perumahan dan bangunan publik lain, genangan air juga merusak lahan sawah dan kebun milik warga.

Kabupaten Luwu Utara termasuk wilayah yang memiliki bahaya kategori sedang hingga tinggi untuk bencana banjir bandang. Sebelas kecamatan berada pada kategori tersebut dengan jumlah populasi terpapar bahaya banjir bandang mencapai 23.402 jiwa.

Di Provinsi Sulawesi Selatan terdapat 22 Kabupaten dan Kota yang berada pada kategori sedang hingga tinggi untuk potensi bencana banjir bandang. Jumlah populasi pada wilayah itu mencapai 281.724 jiwa.

Kontributor : Muhammad Aidil

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarga Korban Banjir Bandang Nepal Putus Asa, Sisir Rumah Sakit Cari Jenazah Kerabat Sendiri

Keluarga Korban Banjir Bandang Nepal Putus Asa, Sisir Rumah Sakit Cari Jenazah Kerabat Sendiri

News | Jum'at, 04 September 2026 | 11:11 WIB

Nepal Terancam Bencana Susulan Pasca Longsor Es dan Batu Himalaya

Nepal Terancam Bencana Susulan Pasca Longsor Es dan Batu Himalaya

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:06 WIB

Harapan Terakhir, SAR Gabungan China-Nepal Cari Korban Banjir Bandang di Terowongan PLTA

Harapan Terakhir, SAR Gabungan China-Nepal Cari Korban Banjir Bandang di Terowongan PLTA

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:41 WIB

Update Kondisi WNI di Nepal Setelah Banjir Bandang, Apakah Ada Korban?

Update Kondisi WNI di Nepal Setelah Banjir Bandang, Apakah Ada Korban?

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Grand Canyon Banjir Bandang Sapu Infrastruktur Park Service, 20 Pendaki Hilang

Grand Canyon Banjir Bandang Sapu Infrastruktur Park Service, 20 Pendaki Hilang

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Nepal Tes DNA Ratusan Jenazah Korban Banjir Bandang yang Membusuk

Nepal Tes DNA Ratusan Jenazah Korban Banjir Bandang yang Membusuk

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:11 WIB

Paradoks Nepal, Emisi Karbon Rendah Tapi Jadi Korban Perubahan Iklim

Paradoks Nepal, Emisi Karbon Rendah Tapi Jadi Korban Perubahan Iklim

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Cerita Pasangan Asal California Lolos dari Maut Banjir Bandang Nepal: Saya Tahu Akan Mati

Cerita Pasangan Asal California Lolos dari Maut Banjir Bandang Nepal: Saya Tahu Akan Mati

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Suami Cari Istri Korban Banjir Bandang Tibet, Minta Pemerintah Australia, Nepal, dan China Terbuka

Suami Cari Istri Korban Banjir Bandang Tibet, Minta Pemerintah Australia, Nepal, dan China Terbuka

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:39 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang, Operasi Evakuasi Skala Besar Dimulai

Hari Ke-5 Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang, Operasi Evakuasi Skala Besar Dimulai

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Terkini

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:16 WIB

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

×