BI Prediksi Kebutuhan Uang Tunai Akhir 2015 Capai Rp80,7 Triliun

Adhitya Himawan

Rabu, 23 Desember 2015 | 08:32 WIB
BI Prediksi Kebutuhan Uang Tunai Akhir 2015 Capai Rp80,7 Triliun
Kampanye Gerakan Non Tunai Bank Indonesia [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Bank Indonesia (BI) mengantipasi kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan libran akhir tahun 2015 dengan mempersiapkan pelayanan sistem pembayaran. Tujuannya agar dapat melayani kebutuhan masyarakat mengalami peningkatan kebutuhan uang tunai.

Oleh sebab itu, BI melakukan optimalisasi distribusi dan persediaan uang tunai di Kantor Pusat dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia di daerah serta peningkatan layanan kas kepada masyarakat. "Selain itu, dari sisi sistem pembayaran non tunai Bank Indonesia juga telah mengantisipasi kemungkinan lonjakan transfer baik yang dilakukan baik melalui sistem Real Time Gross Settlement (RTGS) maupun Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI)," kata Tirta Segara, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI dalam pernyataan resmi, Selasa (22/12/2015).

Kebutuhan uang (outflow) periode Desember 2015 diproyeksikan sebesar Rp80,7 triliun, sementara realisasi outflow pada tahun sebelumnya sebesar Rp72,9 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 10,7%. Outflow tertinggi diperkirakan terjadi di wilayah Jabodetabek yang mencapai Rp22,3 triliun diikuti oleh Sulampua Rp11,6 triliun, Kalimantan Rp7,7 triliun , Sumbar, Kepri dan Jambi Rp7,3 triliun, Jatim Rp7 triliun, Jateng dan DIY Rp6,8 triliun, Sumut dan NAD Rp5,6 triliun, Jabar dan Banten Rp5,4 triliun, Bali dan Nusa Tenggara Rp3,9 triliun serta Sumsel, Babel, Bengkulu dan Lampung Rp3,1 triliun. BI memandang persediaan uang secara nasional mencukupi untuk kebutuhan uang menjelang Natal dan Akhir Tahun, baik dari sisi jumlah total maupun jumlah per pecahan.

Untuk memastikan kecukupan kebutuhan uang menjelang Natal dan Tahun Baru 2016, BI meningkatan distribusi dan persediaan uang tunai di Kantor Pusat dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia serta peningkatan layanan kas kepada stakeholders. Peningkatan distribusi dan persediaan uang tunai di Kantor Pusat dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia dilakukan melalui: pertama, peningkatan frekuensi dan kuantitas pengiriman uang dari Kantor Pusat kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia.Selain itu, BI akan bekerjasama secara intensif dengan penyedia jasa transportasi darat dan laut, dan; ketiga, meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk meningkatkan kualitas perencanaan pemenuhan kebutuhan uang.

Terkait peningkatan layanan kas kepada stakeholders, BI akan berkoordinasi dengan perbankan untuk meningkatkan peran perbankan dalam penukaran uang kepada masyarakat. "Juga bekerjasama dengan pihak eksternal seperti perbankan, polisi air dan media massa dalam pelaksanaan kas keliling dan penyampaian operasional kegiatan layanan kas BI menjelang Natal dan Akhir Tahun," ujar Tirta.

Infrastruktur dan layanan sistem pembayaran non tunai juga telah disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan transaksi pembayaran non tunai. Transfer dana melalui SKNBI Generasi II yang diimplementasikan pada 5 Juni 2015 kini dapat lebih mudah, cepat, dan terjangkau, karena pelayanan transfer telah dilakukan hingga 5 kali dalam sehari, dan transfer dana paling lama 2 jam sudah harus dikirim oleh bank setelah menerima amanat dari nasabah. Dalam menghadapi lonjakan transaksi, BI akan optimal bekerja sama dengan Perbankan.

Sejak dicanangkannya Gerakan Nasional Non Tunai pada tanggal 14 Agustus 2014, BI berupaya mendorong penggunaan layanan pembayaran non tunai. Tujuanya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instrumen non tunai (less-cash society/LCS). "sehingga berangsur-angsur terbentuk suatu komunitas atau masyarakat yang lebih menggunakan LCS dalam melakukan transaksi atas kegiatan ekonominya sebagai alternatif uang kertas dan uang logam terutama uang pecahan kecil," tambah Tirta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI dan Hong Kong Sepakati Kerja Sama Pembayaran Lintas Negara Berbasis QR

BI dan Hong Kong Sepakati Kerja Sama Pembayaran Lintas Negara Berbasis QR

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 09:59 WIB

FEKDI x IFSE 2026 Dorong Digitalisasi Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

FEKDI x IFSE 2026 Dorong Digitalisasi Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 09:57 WIB

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:21 WIB

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:49 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 13:05 WIB

Kerugian Serangan Siber di Indonesia Diproyeksi Tembus Rp111 Triliun pada 2026

Kerugian Serangan Siber di Indonesia Diproyeksi Tembus Rp111 Triliun pada 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:37 WIB

Rupiah Tertekan Ekspektasi Kebijakan AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar

Rupiah Tertekan Ekspektasi Kebijakan AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:50 WIB

Kondisi Global Masih Suram, Bos BI Yakin Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,95,7 Persen

Kondisi Global Masih Suram, Bos BI Yakin Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,95,7 Persen

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 08:41 WIB

Bank Indonesia Kucurkan Insentif KLM Rp461,2 Triliun, Kredit Perbankan Makin Kencang

Bank Indonesia Kucurkan Insentif KLM Rp461,2 Triliun, Kredit Perbankan Makin Kencang

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 08:22 WIB

Terkini

Ketangguhan UMKM dan Negara yang Terlalu Nyaman dengan Krisis

Ketangguhan UMKM dan Negara yang Terlalu Nyaman dengan Krisis

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 17:00 WIB

Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis

Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 16:52 WIB

Jangan Asal Empuk! Ini Beda Sneakers Olahraga dan Kasual yang Sering Salah Dianggap Sama

Jangan Asal Empuk! Ini Beda Sneakers Olahraga dan Kasual yang Sering Salah Dianggap Sama

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:52 WIB

3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis

3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 16:47 WIB

Sambut Fase Baru Karier, Video Musik Terbaru Jackson Wang Direkam Pakai iPhone

Sambut Fase Baru Karier, Video Musik Terbaru Jackson Wang Direkam Pakai iPhone

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 16:43 WIB

Manfaat Batu Kristal Rose Quartz dan Amethyst di Kamar, Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Manfaat Batu Kristal Rose Quartz dan Amethyst di Kamar, Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:43 WIB

&Team Terjebak dalam Pertarungan Hasrat dan Naluri di Lagu Baru, Good Boy

&Team Terjebak dalam Pertarungan Hasrat dan Naluri di Lagu Baru, Good Boy

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 16:33 WIB

Review Film Hope, Teror Makhluk Misterius di Desa Terpencil

Review Film Hope, Teror Makhluk Misterius di Desa Terpencil

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 16:30 WIB

Jejak 'Plesiran' Napi Korupsi: Dari Gayus Tambunan hingga Setya Novanto

Jejak 'Plesiran' Napi Korupsi: Dari Gayus Tambunan hingga Setya Novanto

News | Sabtu, 26 September 2026 | 16:24 WIB

5 Cara Sterilkan Puff Cushion Setelah Dipakai di Kulit Berjerawat Aktif agar Tetap Higienis

5 Cara Sterilkan Puff Cushion Setelah Dipakai di Kulit Berjerawat Aktif agar Tetap Higienis

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:20 WIB

×