Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2016

Adhitya Himawan

Kamis, 07 Januari 2016 | 21:18 WIB
Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2016
bank dunia

Suara.com - Bank Dunia memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global tahun ini pada Rabu (6/1/2016), mengutip pertumbuhan "mengecewakan" di negara-negara berkembang utama seperti Tiongkok dan dan Brazil.

Bank memangkas proyeksinya pada Juni untuk ekspansi ekonomi global pada 2016 sebesar 0,4 persentase poin menjadi 2,9 persen, meskipun masih lebih cepat dari 2,4 persen pada 2015.

"Pelemahan simultan di sebagian besar negara-negara berkembang utama menjadi kekhawatiran untuk mencapai tujuan pengurangan kemiskinan dan kemakmuran bersama karena negara-negara mereka telah berkontribusi kuat terhadap pertumbuhan global untuk dekade lalu," kata Bank Dunia.

Di tengah transisi ekonomi yang mendalam, Tiongkok akan melihat pertumbuhan ekonominya melambat menjadi 6,7 persen tahun ini dari 6,9 persen pada 2015, katanya. Perkiraan 2016 untuk ekonomi terbesar kedua di dunia itu adalah 0,3 poin lebih rendah dari enam bulan yang lalu dan akan menandai kinerja terlemah sejak 1990.

Sejak pertengahan 2014, Tiongkok telah mengalami serangan turbulensi keuangan, terbaru pada Senin dengan penurunan spektakuler tujuh persen dalam indeks pasar sahamnya.

Revisi pertumbuhan Bank Dunia bahkan lebih drastis untuk negara-negara berkembang lainnya yang sudah dalam resesi: Brazil turun 3,6 poin menjadi kontraksi 2,5 persen dan Rusia turun 1,4 poin menjadi kontraksi 0,7 persen.

Kedua negara telah terpukul oleh penurunan harga komoditas-komoditas seperti minyak dan produk-produk pertanian.

"Ada perbedaan besar dalam kinerja antara negara-negara berkembang. Dibandingkan dengan enam bulan yang lalu, risiko meningkat, terutama yang berhubungan dengan kemungkinan pelambatan kacau di negara-negara berkembang utama," kata Kaushik Basu, kepala ekonom Bank Dunia.

"Kombinasi fiskal dan kebijakan bank sentral dapat membantu dalam mengurangi risiko dan mendukung pertumbuhan." Risiko-risiko untuk prospek juga termasuk tekanan keuangan terkait dengan peluncuran siklus kenaikan suku bunga Federal Reserve AS pada Desember, dan ketegangan geopolitik, Bank mengatakan dalam laporan Prospek Ekonomi Global.

Negara-negara berkembang diperkirakan akan tumbuh sebesar 4,8 persen tahun ini, 0,4 poin lebih lemah dari perkiraan sebelumnya, kata lembaga 188 negara itu.

Negara-negara berpenghasilan tinggi secara keseluruhan bernasib lebih baik. Perkiraan untuk pertumbuhan produk domestik bruto mereka, ukuran luas produksi barang dan jasa, diturunkan 0,3 poin menjadi 2,1 persen.

Penurunan hanya 0,1 poin dalam PDB dicatat untuk Amerika Serikat, ekonomi terbesar dunia, dan untuk 19 negara zona euro, masing-masing menjadi 2,7 persen dan 1,7 persen.

"Pelambatan simultan dari empat negara berkembang terbesar -- Brazil, Rusia, Tiongkok dan Afrika Selatan -- menimbulkan risiko efek berantai untuk seluruh ekonomi dunia," kata Basu.

"Riak global dari pelambatan Tiongkok diperkirakan menjadi yang terbesar tapi pertumbuhan lemah di Rusia akan menurunkan kegiatan di negara-negara lain di kawasan itu." "Ekonomi global akan perlu beradaptasi dengan periode baru pertumbuhan lebih moderat di negara-negara berkembang besar, ditandai dengan harga-harga komoditas yang lebih rendah dan berkurangnya arus perdagangan dan modal."

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

Punya Data Angka Kemiskinan yang Beda Jauh dengan Bank Dunia, Ini Alasan BPS

Punya Data Angka Kemiskinan yang Beda Jauh dengan Bank Dunia, Ini Alasan BPS

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 14:02 WIB

Tukang Becak Disebut Kaya Raya, Mengapa Kemiskinan Semu di Mata Prabowo?

Tukang Becak Disebut Kaya Raya, Mengapa Kemiskinan Semu di Mata Prabowo?

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 11:39 WIB

Menteri LH Sentil World Bank buntut Tarik Dana Iklim 70 Juta USD dari Jambi

Menteri LH Sentil World Bank buntut Tarik Dana Iklim 70 Juta USD dari Jambi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:03 WIB

Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis

Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Curhat ke IMF dan World Bank, Purbaya: Saya Menteri Paling Apes di Dunia

Curhat ke IMF dan World Bank, Purbaya: Saya Menteri Paling Apes di Dunia

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB

Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan

Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:04 WIB

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:24 WIB

Terkini

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:37 WIB

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:30 WIB

×