Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

UMKM Kota Cirebon Diusulkan Buka Pangsa Pasar Baru

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 10 Mei 2024 | 21:23 WIB
UMKM Kota Cirebon Diusulkan Buka Pangsa Pasar Baru
Bisnis UMKM, sebagai ilustrasi [Freepik]

Suara.com - Cirebon Extrade Hub adalah sebuah program yang mendukung aktivitas ekspor produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan memanfaatkan jaringan pekerja migran asal Indonesia.

Dikutip dari kantor berita Antara, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM) menyatakan ada satu hal yang menarik tentang ekspor trading hub. 

“Ini menjadi hub logistiknya karena Kota Cirebon ini tidak luas, artinya susah untuk menjadi pusat produksi,” jelas Ali Alkatiri, Asisten Deputi Pengembangan dan Kawasan Rantai Pasok Kemenkop-UKM di Cirebon, Jumat (10/5/2024).

“Kami tadi sarankan agar Kota Cirebon bisa memfokuskan sebagai pusat jasa, untuk mengkonsolidasi UMKM di (wilayah aglomerasi) Cirebon Raya,” ujarnya, seraya menambahkan kota dapat mengoptimalkan perannya menjadi agregator.

Kemenkop-UKM menyebutkan Kota Cirebon bisa menjadi salah satu pusat pengembangan UMKM di Jawa Barat, terutama sebagai jalur pertama untuk ekspor produk dari pengusaha mikro dan kecil.

Tujuannya mengakomodir pelaku UMKM membuka pangsa pasar baru hingga produk mereka dapat dikirim ke luar negeri.

Kemenkop-UKM mendukung program ini, serta siap mengawal pelaksanaannya, sehingga bisa memfasilitasi lebih banyak produk UMKM yang diekspor.

Menurut Ali Alkatiri, program tadi termasuk langkah strategis untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas, baik dari aspek kuantitas produksi maupun peningkatan kualitas barang atau jasa yang dihasilkan.

“Kalau Kota Cirebon ini jadi konsolidator atau agregator dari produk UMKM, maka ini menjadi langkah strategis. Kami sudah koordinasikan dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Mereka siap untuk masuk ke ekosistem ini,” lanjutnya.

baca juga

Ali Alkatiri menekankan pemerintah pusat selalu memprioritaskan untuk memberdayakan pelaku UMKM di daerah, agar bisa mengembangkan bisnis ke level lebih tinggi.

Sejumlah program sudah banyak digulirkan pemerintah pusat yang salah satunya adalah memudahkan pelaku UMKM untuk mengurus dokumen perizinan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan lainnya.

“Pemerintah telah memfasilitasi masing-masing pelaku usaha mikro, kecil dan menengah untuk berkembang karena kalau kita bicara Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kita, itu sekitar 61 persen disupport oleh UMKM,” tandas Ali Alkatiri.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon Iing Daiman menambahkan ada empat negara, yaitu Malaysia, Singapura, Hong Kong, dan Taiwan yang menjadi target utama pelaksanaan program Cirebon Extrade Hub.

Pihaknya berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku UMKM supaya produk-produk mereka dapat dipasarkan secara masih di luar negeri.

“Kami hanya fokus pada UMKM binaan kami yang jumlahnya lebih dari 2.000 pelaku usaha. Tetapi kami juga ingin membuka ruang seluas-luasnya untuk UMKM lainnya agar bisa mengikuti program ini,” pungkas Ali Alkatiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:18 WIB

cashUP Perkuat Ekosistem UMKM Digital, Satukan Pembayaran, Pembiayaan, dan Teknologi

cashUP Perkuat Ekosistem UMKM Digital, Satukan Pembayaran, Pembiayaan, dan Teknologi

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:59 WIB

BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional

BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:24 WIB

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:15 WIB

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:29 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!

Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:20 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

APKLI-P Luncurkan Kanal Keluh Kesah PKL UMKM, Ali Mahsun: Keperpihakan Nyata Presiden Prabowo

APKLI-P Luncurkan Kanal Keluh Kesah PKL UMKM, Ali Mahsun: Keperpihakan Nyata Presiden Prabowo

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:00 WIB

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Terkini

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB