Sering Minum Manis Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular pada Perempuan

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Kamis, 02 Juli 2020 | 11:59 WIB
Sering Minum Manis Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular pada Perempuan
Ilustrasi perempuan minum soda

Suara.com - Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Heart Association 2020 menunjukkan, bahwa perempuan yang minum minuman manis secara rutin meningkatkan risiko panyakit kardiovaskular

Dilansir dari Science Daily, pada penelitian yang masih berlangsung sejak tahun 1995 meneliti 106.000 perempuan dengan usia rata-rata 52 tahun. Para perempuan itu belum didiagnosis menderita penyakit jantung, stroke, atau diabetes ketika mereka mendaftar dalam penelitian ini.

Para perempuan melaporkan berapa banyak dan apa yang mereka minum melalui kuesioner makanan. 

Mereka juga ditanyai soal catatan rawat inap di seluruh negara bagian digunakan untuk menentukan apakah telah mengalami serangan jantung, stroke atau operasi untuk membuka arteri yang tersumbat. 

"Meskipun penelitian ini bersifat observasional dan tidak membuktikan sebab dan akibat, kami berhipotesis bahwa gula dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dalam beberapa cara," kata pemimpin studi Cheryl Anderson, Ph.D., MPH, MS, profesor dan ketua sementara Keluarga dan Kesehatan Masyarakat, Universitas California San Diego.

"Ini meningkatkan kadar glukosa dan konsentrasi insulin dalam darah yang dapat meningkatkan nafsu makan, menyebabkan obesitas, faktor risiko utama untuk penyakit kardiovaskular," imbuhnya. 

Hasil penelitian menunjukkan, bahwa minum satu atau lebih jenis minuman manis setiap hari dikaitkan dengan kemungkinan 26 persen lebih tinggi untuk memerlukan prosedur revaskularisasi, seperti angioplasti untuk membuka arteri yang tersumbat.

Serta 21 persen kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami stroke dibandingkan dengan perempuan yang jarang atau tidak pernah minum minuman manis. 

Minuman manis dalam penelitian ini didefinisikan sebagai minuman ringan berkalori, air kemasan manis, teh manis, dan minuman buah yang ditambahkan gula.

baca juga

Ada juga perbedaan berdasarkan jenis minuman yang dikonsumsi. Minum satu atau lebih minuman buah yang ditambahkan gula setiap hari dikaitkan dengan kemungkinan 42 persen lebih besar mengalami penyakit kardiovaskular. 

Sementara meminum minuman ringan seperti soda setiap hari dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular 23 persen lebih tinggi secara keseluruhan dibandingkan dengan mereka yang jarang atau tidak pernah minum minuman manis.

Ilustrasi minuman es sirup. (Unsplash/Kaffee Meister)
Ilustrasi minuman es sirup. (Unsplash/Kaffee Meister)


"Terlalu banyak gula dalam darah dikaitkan dengan stres oksidatif dan peradangan, resistensi insulin, profil kolesterol tidak sehat dan diabetes tipe 2, kondisi yang sangat terkait dengan perkembangan aterosklerosis, penyempitan arteri yang lambat di mana mendasari sebagian besar kardiovaskular," ujar Anderson.

The American Heart Association merekomendasikan untuk membatasi gula tambahan hingga tidak lebih dari 100 kalori sehari (6 sendok teh gula atau 25 gram) untuk perempuan dan tidak lebih dari 150 kalori sehari (9 sendok teh gula atau 38 gram) untuk pria. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paparan Polusi Udara Terkait dengan Risiko Stroke, Ini Penjelasannya

Paparan Polusi Udara Terkait dengan Risiko Stroke, Ini Penjelasannya

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 10:00 WIB

Lemak Tubuh Bagian Bawah Baik untuk Metabolisme, Lindungi dari Penyakit Ini

Lemak Tubuh Bagian Bawah Baik untuk Metabolisme, Lindungi dari Penyakit Ini

Health | Selasa, 23 Juni 2020 | 13:00 WIB

Studi: Gejala Depresi Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung dan Kematian Dini

Studi: Gejala Depresi Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung dan Kematian Dini

Health | Rabu, 17 Juni 2020 | 19:06 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×