Dosis Vaksin Masih Terbatas, Pemerintah Disarankan Tunda Vaksinasi Mandiri

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 21 Februari 2021 | 14:55 WIB
Dosis Vaksin Masih Terbatas, Pemerintah Disarankan Tunda Vaksinasi Mandiri
Vaksinator mempersiapkan vaksin COVID-19 Sinovac untuk disuntikkan kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pengadaan vaksin mandiri Covid-19 masih menuai perbedaan pendapat. Koalisi masyarakat sipil untuk kesehatan dan kesejahteraan sosial salah satunya yang menolak pengadaan program tersebut.

Organisasi Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI), salah satunya yang tergabung pada koalisi tersebut, menyatakan bahwa vaksin mandiri terlalu prematur untuk dilakukan.

"Sekarang yang kita utamakan adalah menekan tingkat kesakitan, kematian akibat Covid pada kelompok rentan untuk tujuan utama vaksinasi ini. Berangkat dari alasan tersebut, kami dari CISDI beranggapan bahwa vaksinasi Mandiri terlalu prematur untuk dilakukan dan kita merekomendasikan pemerintah untuk menunda kebijakan ini. Terutama dari segi supply yang masih terbatas," kata Direktur Kebijakan CISDI Olivia Herlinda dalam konferensi pers virtual, Minggu (21/2/2021).

Menurut CISDI, baik secara global maupun dalam negeri ketersediaan vaksin Covid-19 masih terbatas. Terlebih dengan jumlahnya yang terbatas, UNICEF juga mencatat bahwa 75 persen ketersediaan vaksin yang ada masih dimonopoli negara besar, seperti Kanada dan Inggris.

"Sementara masih ada 130 negara lain yang bahkan belum mendapatkan dosis pertama," kata Olivia.

Dalam ketersediaan vaksin di tingkat domestik, menurut Olivia, masih ada kemungkinan Indonesia kekurangan dosis untuk mencapai target 181,5 juta orang disuntik vaksin Covid hingga Maret 2022.

Seperti yang terjadi pada program vaksinasi tahap kedua yang sedang berjalan saat ini, lanju Olivia. Pemerintah menargetkan tahap dua vaksin Covid terhadap 17,4 pekerja publik dan 21,5 juta lansia. Dengan kebutuhan dua kali suntikan vaksin perorang dan ditambah 15 persen wastage rate, artinya dibutuhkan 89,47 juta dosis vaksin selama tahap kedua.

Namun, CISDI mencatat bahwa hingga April nanti pengadaan vaksin covid Indonesia baru 29.867.000 dosis.

"Jadi di sini sebenarnya ada gap 60 juta yang harus dipenuhi untuk kelompok petugas publik dan lansia," katanya.

Demikian juga yang terjadi pada tahap ketiga vaksinasi yang direncanakan Mei-Juli 2021 dengan target masyarakat di daerah rentan daru aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.

CISDI mengkritik, dalam dokumennya pemerintah masih inkonsisten dalam menentukan kelompok rentan yang dimaksud, registrasi data, juga jumlah dosis yang kemungkinan masih kurang.

"Di sini jumlah kebutuhannya sendiri 146,7 juta. Lalu jumlah pengadaan selama bulan Mei sampai Juli hanya 102 juta. adi masih ada gap juga untuk kelompok rentan ini di 47 juta," tuturnya.

Dibenarkan Olivia bahwa pemerintah memang menaretkan pengafaan vaksin Covid-19 hingga Maret 2022. Namun terlihat dari kemungkinan kurangnya dosis valsin untuk tahao kedua dan ketiga saja seharusnya jika ada vaksin yang masuk pemerintah harus mengutamakan penggunaan untuk kelompok yang sudah dimasukan ke dalam disasaran.

"Kalau dari segi jumlah kita masih terbatas. Lalu alasan kedua, dari dua bulan berjalan kemarin masih ada beberapa celah dalam sistem registrasi pendataan, verifikasi kita lihat di beberapa media menemukan bahwa ada yang bukan target sasaran tapi menerima vaksin. Jadi kenapa itu harusnya bisa diperbaiki terlebih dahulu oleh pemerintah sebelum memutuskan vaksin Mandiri dapat berjalan," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:32 WIB

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 14:33 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi

Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi

Your Say | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:20 WIB

Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang

Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang

Health | Kamis, 19 Februari 2026 | 07:35 WIB

Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?

Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?

Health | Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:38 WIB

Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di DKI Jakarta: Kolaborasi Menuju Nol Kematian 2030

Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di DKI Jakarta: Kolaborasi Menuju Nol Kematian 2030

Health | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 06:13 WIB

Benarkah Vaksinasi Campak Bisa Picu Kecacatan Anak? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Vaksinasi Campak Bisa Picu Kecacatan Anak? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Rabu, 27 Agustus 2025 | 19:00 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB