Cerita Ani Yudhoyono Nyaris Jadi Korban Bom saat Kunjungi Pakistan 2012

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 03 Juni 2019 | 19:20 WIB
Cerita Ani Yudhoyono Nyaris Jadi Korban Bom saat Kunjungi Pakistan 2012
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono memasuki pesawat khusus kepresidenan BBJ-2 di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (22/5). [Antara/Widodo S. Jusuf]

Suara.com - Ani Yudhoyono, istri presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui pernah nyaris menjadi korban bom bunuh diri saat mengunjungi Pakistan pada 2012. Pengalaman itu membuat Ani Yudhoyono takut bukan kepalang.

Hal tersebut diceritakan oleh Ani Yudhoyono melalui buku yang dibuatnya berjudul 10 Tahun Perjalanan Hati.

Saat itu Ani Yudhoyono mendampingi SBY menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D8.

Setibanya di Islamabad, ibu kota Pakistan suasana mencekam menyelimuti berbagai sudut kota. Banyak prajurit bersenjata lengkap tampak siaga di berbagai tempat.

Dalam perjalanan menuju ke hotel, rombongan Ani Yudhoyono dan SBY menyusuri jalanan ibu kota. Di tengah perjalanan, ia melewati karnaval warga memperingati perayaan tahun baru Muharram.

Setibanya di hotel, suasana mencekam semakin terasa. Tak beberapa lama masuk ke dalam kamar hotel, Ani Yudhoyono dikejutkan dengan berita bom bunuh diri meledak tepat di acara karnaval masyarakat yang belum lama tadi dilewati oleh rombongan SBY dan Ani Yudhoyono.

"Saya hanya bisa mematung. Membayangkan apa jadinya bila bom itu meledak bersamaan dengan rombongan kami melintas di dekat iring-iringan karnaval itu. Selisih waktunya sangat tipis," kata Ani Yudhoyono seperti dikutip Suara.com dari buku karyanya, Senin (3/6/2019).

Hati Ani Yudhoyono menjadi tak menentu, ada rasa kekhawatiran begitu besar menyelimutinya. Namun, sebagai ibu negara dituntut untuk bersikap profesional.

Ia sama sekali tak boleh menunjukkan rasa ciut, atau gelisah. Sebab, hal ini akan mengganggu SBY dan mempengaruhi konsentrasinya.

baca juga

"Sekhawatir apa pun saya di negeri ini, saya harus yakin bahwa kami akan baik-baik saja. Saya akhirnya berusaha untuk terus-menerus menenangkan diri," ungkap Ani Yudhoyono.

Untuk diketahui, Ani Yudhoyono mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu Singapura, seusai berjuang melawan kanker darah sejak awal 2019.

Ani Yudhoyono dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Minggu (2/6/2019) siang.

Lokasi pusara Ani Yudhoyono berdekatan dengan pusara istri mantan presiden B.J Habibie yakni Hasri Ainun Besari Habibie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenangan Ani Yudhoyono Menyamar Jadi Rakyat Biasa di Malioboro

Kenangan Ani Yudhoyono Menyamar Jadi Rakyat Biasa di Malioboro

News | Senin, 03 Juni 2019 | 18:21 WIB

Kenangan Menggelikan Ani Yudhoyono Sahur di Istana

Kenangan Menggelikan Ani Yudhoyono Sahur di Istana

News | Senin, 03 Juni 2019 | 16:42 WIB

5 Momen Haru Kepergian Ani Yudhoyono, Tangis SBY hingga Pertemuan Megawati

5 Momen Haru Kepergian Ani Yudhoyono, Tangis SBY hingga Pertemuan Megawati

News | Senin, 03 Juni 2019 | 15:34 WIB

Makna Salaman SBY - Megawati di Depan Liang Lahat Bu Ani versi Demokrat

Makna Salaman SBY - Megawati di Depan Liang Lahat Bu Ani versi Demokrat

News | Senin, 03 Juni 2019 | 14:28 WIB

Terkini

'Jangan Buat Telinga Tuli atas Tangisan Gaza!' Massa di Jakarta Desak Pembatalan Konser Bocelli

'Jangan Buat Telinga Tuli atas Tangisan Gaza!' Massa di Jakarta Desak Pembatalan Konser Bocelli

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:47 WIB

AS-Iran Perang Lagi, Ledakan Guncang Pulau Qeshm Selat Hormuz

AS-Iran Perang Lagi, Ledakan Guncang Pulau Qeshm Selat Hormuz

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:47 WIB

Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas

Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:46 WIB

Gerindra Klaim Polisi yang Tangkap Kadernya di Jatim Dimutasi karena Diduga Minta Uang

Gerindra Klaim Polisi yang Tangkap Kadernya di Jatim Dimutasi karena Diduga Minta Uang

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 12:46 WIB

Emiten Prajogo Pangestu Borong Saham Rp830 Miliar, Siapkan Dana Rp4,5 Triliun

Emiten Prajogo Pangestu Borong Saham Rp830 Miliar, Siapkan Dana Rp4,5 Triliun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 12:45 WIB

Siapa Penyelenggara GSI Youth Fest Hero Summit? Batal Undang Raffi Ahmad

Siapa Penyelenggara GSI Youth Fest Hero Summit? Batal Undang Raffi Ahmad

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:45 WIB

Genjot Produktivitas Pangan, Pemprov Jateng Alokasikan Rp65,5 M untuk Perbaikan Jaringan Irigasi

Genjot Produktivitas Pangan, Pemprov Jateng Alokasikan Rp65,5 M untuk Perbaikan Jaringan Irigasi

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 12:45 WIB

9 Fakta Jet Pribadi Jatuh di Florida, Jadi Kecelakaan Learjet 60 Paling Mematikan

9 Fakta Jet Pribadi Jatuh di Florida, Jadi Kecelakaan Learjet 60 Paling Mematikan

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:45 WIB

Yamaha Gear Ultima Edisi Kicau Mania Hadir dengan Fitur Pengangkut Sangkar Burung

Yamaha Gear Ultima Edisi Kicau Mania Hadir dengan Fitur Pengangkut Sangkar Burung

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 12:45 WIB

Jamdatun Usul Jaksa Agung Jabat Kepala Badan Pengelola Aset secara Ex Officio

Jamdatun Usul Jaksa Agung Jabat Kepala Badan Pengelola Aset secara Ex Officio

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:44 WIB

×