Duh, Maskapai KLM India Kena Bully usai Unggah Cuitan Begini di Twitter

Rauhanda Riyantama | Arendya Nariswari | Suara.com

Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:25 WIB
Duh, Maskapai KLM India Kena Bully usai Unggah Cuitan Begini di Twitter
KLM Royal Dutch Airlines. (Pixabay/b-1-foto)

Suara.com - Belum lama ini maskapai Belanda KLM mendapat cibiran dari warganet usai mengunggah cuitan lewat Twitter.

Usut punya usut, Selasa (16/7/19) kemarin, akun resmi Twitter @KLMIndia mengeluarkan cuitan tentang posisi bangku pesawat yang aman.

Lewat cuitannya tersebut, mereka mengatakan bahwa bangku di tengah sangat rawan bila terjadi kecelakaan.

"Berdasarkan study dari Time, tingkat kematian penumpang yang duduk di area tengah pesawat paling tinggi. Tapi tingkat kematian penumpang yang duduk di depan punya lebih sedikit risiko. Minim lagi jika seseorang duduk di bagian belakang," tulis @KLMIndia.

Cuitan @KLMIndia tersebut turut disertai ilustrasi bangku pesawat dan keterangan bahwa bangku belakang merupakan tempat yang paling aman untuk para penumpang.

Alhasil, dalam waktu singkat, unggahan @KLMIndia ini mendapatkan beragam kritik dari warganet.

Banyak yang berpendapat bahwa KLM tidak serius menanggapi resiko kematian penumpang saat naik pesawat.

Saat dilihat Suara.com, Sabtu (20/7/19) kembali, cuitan @KLMIndia tersebut telah dihapus.

Tak dijelaskan pula mengapa tingkat kematian di bangku pesawat tengah paling berbahaya.

Akhirnya, pihak @KLMIndia meminta maaf atas statement mereka yang sudah dihapus.

Permohonan maaf KLM India. (Twitter/@KLMIndia)
Permohonan maaf KLM India. (Twitter/@KLMIndia)

Mereka menjelaskan bahwa cuitan tersebut berdasarkan pada fakta dunia penerbangan dan tidak mewakili maskapai KLM.

"Unggahan tim India hanya menurut fakta dunia penerbangan, bukan opini dari KLM," ungkap Marvel Vrijenhoek juru bicara maskapai KLM kepada USA Today.

Maskapai KLM juga telah meminta maaf atas perseteruan yang ada akibat cuitan salah satu anak buahnya.

Mereka berjanji akan mengevaluasi protokol Twitter mereka untuk konten-konten yang lebih baik di kemudian hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%

Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:00 WIB

Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur

Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:55 WIB

Menhub Klaim Kenaikan Fuel Surcharge 38% Tak Diputuskan Sepihak

Menhub Klaim Kenaikan Fuel Surcharge 38% Tak Diputuskan Sepihak

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 17:00 WIB

Tantangan Organisasional Menghadapi Gap Profesionalitas Bisnis

Tantangan Organisasional Menghadapi Gap Profesionalitas Bisnis

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?

Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:42 WIB

Perang Timur Tengah Guncang Ekonomi Global, Maskapai hingga Pertanian Alami Kerugian

Perang Timur Tengah Guncang Ekonomi Global, Maskapai hingga Pertanian Alami Kerugian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:56 WIB

Garuda Indonesia Jalankan 11 Strategi Transformasi, Bidik Pemulihan Kinerja

Garuda Indonesia Jalankan 11 Strategi Transformasi, Bidik Pemulihan Kinerja

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:53 WIB

Vietjet Buka Rute Baru Jakarta-Da Nang

Vietjet Buka Rute Baru Jakarta-Da Nang

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 12:06 WIB

Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax

Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:12 WIB

Terkini

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:55 WIB

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:54 WIB

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:45 WIB

Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye

Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:38 WIB

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:36 WIB

Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup

Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:30 WIB

DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel

DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:21 WIB

Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja

Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:21 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang

Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:21 WIB

Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik

Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:07 WIB