Mahfud MD Hitung-hitungan Iuran Tapera Sesuai Gaji, Kritik Tajam Pemerintah: Apa Penabung Betul-betul dapat Rumah?

Ruth Meliana

Kamis, 30 Mei 2024 | 13:02 WIB
Mahfud MD Hitung-hitungan Iuran Tapera Sesuai Gaji, Kritik Tajam Pemerintah: Apa Penabung Betul-betul dapat Rumah?
Mahfud MD (Instagram/mohmahfudmd)

Suara.com - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD ikut bersuara tentang kontroversi iuran Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera. Ia mendesak pemerintah Indonesia agar benar-benar mempertimbangkan suara rakyat terkait iuran Tapera yang dianggap memberatkan.

Kritikan ini diutarakan Mahfud MD melalui akun X miliknya, @mohmahfudmd. Ia menilai pemerintah perlu memberikan jaminan agar rakyat yang diwajibkan iuran Tapera bisa mendapatkan rumah.

"Pemerintah perlu betul-betul mempertimbangkan suara publik tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Kalau tidak ada kebijakan jaminan betul-betul akan mendapat rumah dari Pemerintah bagi penabung, maka hitungan matematisnya memang tidak masuk akal," kata Mahfud MD seperti dikutip Suara.com, Kamis (30/5/2024).

Selain itu, mantan cawapres Ganjar Pranowo ini juga ikut hitung-hitungan iuran Tapera dengan beragam nominal gaji. Menurutnya, iuran Tapera yang memotong 3 persen gaji pegawai memang dinilai tidak masuk akal, khususnya untuk mendapatkan hunian.

"Misalnya: orang yang mendapat gaji Rp5 juta per bulan kalau menabung 30 tahun dengan potongan sekitar 3 persen per bulan hanya akan mendapatkan sekitar Rp100 juta. Untuk sekarang pun, uang Rp100 juta tidak akan dapat rumah, apalagi 30 tahun yang akan datang, ditambah bunganya sekali pun," papar Mahfud.

"Untuk orang yang gajinya di atas Rp10 juta pun dalam 30 tahun akan terkumpul hanya sekitar Rp225 juta. Ini pun pada 30 tahun yang akan datang sulit dapat rumah. Sekarang pun sulit dapat rumah dengan uang Rp225 juta," tambahnya.

Mahfud justru menyarankan agar pekerja dengan gaji Rp15 juta dibiarkan untuk mengambil KPR sendiri. Seperti mengambil KPR di bank milik pemerintah. Menurutnya, solusi ini jauh lebih murah untuk rakyat yang mau mendapatkan rumah.

"Ada pun orang yang gajinya Rp15 juta per bulan misalnya lebih baik dibiarkan untuk mengambil kredit perumahan (KPR) sendiri sejak sekarang ke bank-bank milik pemerintah. Mungkin jatuhnya malah lebih murah daripada menabung 3 persen per bulan," saran Mahfud.

Apalagi, lanjut Mahfud, kebijakan iuran Tapera juga tidak menjamin masyarakat selaku penabung bisa mendapatkan rumah. Karena itu, ia menanti lebih lanjut penjelasan pemerintah terkait pengelolaan iuran Tapera.

"Apa ada kebijakan yang menjamin para penabung utm betul-betul dapat rumah? Penjelasan tentang ini (jaminan untuk penabung Tapera) yang ditunggu publik," pungkas Mahfud MD.

Hingga berita ini dipublikasikan, pendapat Mahfud MD soal iuran Tapera ini sudah mendapatkan 2 ribu tanda suka dan di-retweet hampir seribu kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukannya Dapat Rumah, Pria Ini Tunjukkan Hasil Tabungan Tapera jika sudah Berjalan

Bukannya Dapat Rumah, Pria Ini Tunjukkan Hasil Tabungan Tapera jika sudah Berjalan

News | Kamis, 30 Mei 2024 | 12:27 WIB

Riwayat Pendidikan Kiky Saputri, Kini Diledek Jilat Ludah Sendiri Buntut Kritik Iuran Tapera

Riwayat Pendidikan Kiky Saputri, Kini Diledek Jilat Ludah Sendiri Buntut Kritik Iuran Tapera

Lifestyle | Kamis, 30 Mei 2024 | 12:23 WIB

Beda Nasib dari Soleh Solihun, Kiky Saputri Disindir Muka Dua Usai Kritik Iuran Tapera

Beda Nasib dari Soleh Solihun, Kiky Saputri Disindir Muka Dua Usai Kritik Iuran Tapera

Entertainment | Kamis, 30 Mei 2024 | 10:08 WIB

Cara Cek Potongan Iuran Tapera, Pekerja Wajib Cek!

Cara Cek Potongan Iuran Tapera, Pekerja Wajib Cek!

Tekno | Kamis, 30 Mei 2024 | 09:09 WIB

Kiky Saputri Trending di X, Sindir Program Tapera: Tabungan Penderitaan Rakyat?

Kiky Saputri Trending di X, Sindir Program Tapera: Tabungan Penderitaan Rakyat?

News | Kamis, 30 Mei 2024 | 09:07 WIB

Simulasi Hitung Iuran Tapera Sesuai Potongan Besaran Gaji

Simulasi Hitung Iuran Tapera Sesuai Potongan Besaran Gaji

Bisnis | Kamis, 30 Mei 2024 | 09:02 WIB

Terkini

Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini

Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:21 WIB

Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?

Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:12 WIB

Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:02 WIB

Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!

Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:58 WIB

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:49 WIB

Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks

Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:48 WIB

Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?

Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46 WIB

Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?

Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:34 WIB

Kasus Pengurusan Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Alur Perintah dan Aliran Uang ke Silmy Karim

Kasus Pengurusan Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Alur Perintah dan Aliran Uang ke Silmy Karim

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:33 WIB

Sony Sanjaya Ucapkan Selamat ke Kepala BGN Baru, Singgung Hadiah Indah Usai Jadi Tersangka Korupsi

Sony Sanjaya Ucapkan Selamat ke Kepala BGN Baru, Singgung Hadiah Indah Usai Jadi Tersangka Korupsi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:26 WIB