MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi

Bella | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 16 Januari 2026 | 18:47 WIB
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi
Ilustrasi makan bergizi gratis Program Prabowo Subianto
  • Program MBG direncanakan berlanjut Ramadan 2026, penting untuk edukasi nutrisi anak saat berpuasa dan menjaga stabilitas energi.
  • Keberlanjutan intervensi gizi ini penting bagi kesehatan anak agar konsentrasi belajar dan daya tahan tubuh tetap terjaga baik.
  • Anggaran Rp335 triliun untuk MBG menjadi katalisator penguatan ekonomi nasional dengan melibatkan UMKM penyedia bahan baku pangan.

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) direncanakan tetap berjalan selama bulan Ramadan 2026 mendatang.

Sebagian publik beropini bahwa pelaksanaan MBG di bulan puasa dinilai tidak efektif dan kurang relevan dengan jam aktivitas belajar mengajar.

Dalam perspektif kesehatan masyarakat, perdebatan tersebut kerap berangkat dari anggapan bahwa MBG hanyalah program sekolah yang sepenuhnya bergantung pada kalender akademik.

Padahal, intervensi gizi tidak bersifat musiman dan tidak berhenti pada situasi tertentu, termasuk selama bulan Ramadan.

Keberlanjutan distribusi MBG dianggap dapat mencerminkan peran program ini sebagai upaya negara dalam menjaga pemenuhan gizi harian kelompok penerima manfaat, terlepas dari konteks waktu dan pola aktivitas.

Edukator kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Muhammad Fajri Adda’i, menyebut kehadiran MBG selama Ramadan tidak semata-mata tentang pemberian makanan, tetapi juga menjadi sarana edukasi nutrisi yang penting, terutama dalam membantu anak memahami pilihan makanan yang tepat saat berpuasa.

“Penting untuk menjaga stabilitas energi, konsentrasi belajar, daya tahan, dan sistem tubuh kita berjalan dengan baik,” kata Fajri dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).

“Jadi kita butuh nutrisi yang penting untuk menjaga kemampuan berpikir, kemampuan fisik beraktivitas supaya tidak lemas, tidak gampang terkena gula darah rendah (hipoglikemia), serta tidak kekurangan cairan di sekolah, juga mendukung aktivitas sehari-hari selama sepanjang bulan puasa,” imbuhnya.

Pandangan ini, kata Fajri, didasarkan pada prinsip ilmu gizi dan kesehatan anak, bukan pada aspek kebijakan program. Selain itu, MBG juga dinilai akan lebih tepat diberikan pada waktu sahur dibandingkan saat berbuka.

Fajri juga menekankan pentingnya peran guru dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada murid.

Edukasi sederhana tentang pola makan sehat saat Ramadan dinilai dapat membantu anak menghindari konsumsi berlebihan makanan tinggi gula dan gorengan saat berbuka.

“Apa pun bentuk programnya, yang terpenting adalah anak tetap sehat, fokus belajar, dan memiliki kebiasaan makan serta minum yang baik dan bergizi selama bulan puasa,” ucapnya.

Putaran Ekonomi
Tidak hanya untuk memenuhi gizi harian masyarakat, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp335 triliun untuk program MBG.

Hal ini menunjukkan bahwa program tersebut juga menjadi katalisator penguatan ekonomi nasional sekaligus penggerak perekonomian lokal.

Mitra SPPG Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Windra Pricindi Anatasia, mengatakan kebutuhan bahan pangan di dapur SPPG meningkat secara signifikan, sehingga para mitra harus menambah tenaga kerja baru untuk proses pengemasan hingga pengiriman.

"Seluruh pelaku UMKM yang terlibat wajib menyediakan bahan baku kualitas premium. Mulai dari tempe, tahu, ayam, ikan, sayuran, buah, hingga bahan lainnya. Kebutuhan bahan baku mendekati 4.000 kilogram per hari. Untuk ayam saja 300–350 kilogram, sementara sayuran 100–200 kilogram setiap hari," ucapnya.

Sementara itu, ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Eliza Mardian, menilai perlunya sinergi pemerintah dengan UMKM atau katering yang sudah berjalan agar program MBG dapat menggerakkan roda perekonomian lokal. Mengingat UMKM di tingkat lokal juga sudah bekerja sama dengan pemasok setempat.

“Program MBG ini bisa menggerakkan roda perekonomian lokal itu tergantung dari seberapa banyak pihak yang dilibatkan dan juga model dapurnya. Sebetulnya ini kan kita bisa memanfaatkan dapur existing yang milik UMKM, hanya saja ada standarisasi,” ujarnya.

Dapur UMKM atau kantin sekolah, menurut Eliza, dapat dimanfaatkan tanpa perlu investasi terlalu besar untuk meningkatkan standar kualitas dan kebersihannya.

“Tinggal mereka dilatih bagaimana untuk memproduksi makanan yang higienis. Yang paling penting ini adalah kalau misalkan UMKM dilibatkan ini kan akan sangat baik menggerakkan roda perekonomian lokal,” tandas Eliza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airlangga Klaim SPPG Model Bisnis Aman: Jaminannya APBN MBG Rp 335 Triliun

Airlangga Klaim SPPG Model Bisnis Aman: Jaminannya APBN MBG Rp 335 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 18:18 WIB

Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia

Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 21:47 WIB

Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?

Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:35 WIB

Gelontorkan Rp 335 Triliun, Pemerintah Jamin Program MBG Tak Terkendala Anggaran

Gelontorkan Rp 335 Triliun, Pemerintah Jamin Program MBG Tak Terkendala Anggaran

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 19:09 WIB

Kapan Terakhir Harus Membayar Utang Puasa Ramadan 2025?

Kapan Terakhir Harus Membayar Utang Puasa Ramadan 2025?

Lifestyle | Selasa, 13 Januari 2026 | 16:10 WIB

Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadan 2025, Simak Jadwalnya untuk Umat Muslim!

Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadan 2025, Simak Jadwalnya untuk Umat Muslim!

Lifestyle | Senin, 12 Januari 2026 | 20:55 WIB

FAO: 43,5% Masyarakat Indonesia Tidak Mampu Beli Makanan Bergizi, Negara Intervensi Lewat MBG

FAO: 43,5% Masyarakat Indonesia Tidak Mampu Beli Makanan Bergizi, Negara Intervensi Lewat MBG

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 08:32 WIB

SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik

SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik

News | Senin, 12 Januari 2026 | 08:23 WIB

BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026

BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:29 WIB

Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026

Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:36 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB