Forextime: Harga Minyak Menguat, Rupiah Justru Semakin Melemah

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 09 Juni 2016 | 11:41 WIB
Forextime: Harga Minyak Menguat, Rupiah Justru Semakin Melemah
Suasana transaksi pertukaran nilai mata uang asing terhadap rupiah di salah satu gerai Money Changer di Jakarta, Senin (11/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Chief Market Analyst Forextime Jameel Ahmad mengatakan walaupun harga minyak yang semakin menguat dan meningkatkan optimisme seluruh eksportir komoditas seharusnya meningkatkan selera investor terhadap instrumen yang lebih berisiko seperti pasar berkembang, Rupiah justru semakin melemah terhadap Dolar. Di hari Rabu (8/6/2016), nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS ditutup di level 13,268.

"Walaupun penurunan Rupiah tidak terlalu signifikan, kontributor utama terhadap lemahnya momentum mata uang ini adalah turunnya selera risiko setelah World Bank menurukan perkiraannya tentang prospek ekonomi global. Pada ranah domestik, pemerintah Indonesia juga dilaporkan akan mengurangi target pertumbuhan ekonomi 2016 karena adanya sinyal perlambatan konsumsi domestik. Ini akan semakin memperburuk sentimen ekonomi nasional," kata Jameel dalam keterangan resmi, Kamis (9/6/2016).  

Atmosfer di pasar global secara umum tetap waspada. Rendahnya selera risiko mengurangi ketertarikan investor terhadap pasar saham. Sentimen ekonomi global secara umum dan selera risiko investor mungkin mengalami pukulan karena berita penurunan prospek global World Bank. Tentu saja ada sejumlah ketidakpastian lain yang menyebabkan memburuknya ketertarikan investor pada aset berisiko, contohnya ketidakpastian arah suku bunga AS dan referendum Uni Eropa mendatang.  

Di samping berita tentang masalah ekonomi global, berita yang lebih menggembirakan datang dari Jepang. Pertumbuhan ekonomi Jepang meningkat pada basis disetahunkan selama triwulan pertama 2016. Dampaknya, Yen menguat di pasar valas. Namun kita mengetahui bahwa mata uang Jepang ini memang menarik selama beberapa saat terakhir karena adanya aksi penghindaran risiko di pasar. Tekanan terhadap BoJ untuk mengintervensi pasar atau mengeluarkan stimulus moneter lanjutan akan semakin besar bulan depan. Saya rasa banyak yang menantikan apa yang akan terjadi seiring dengan pergerakan USDJPY menuju sekitar 106. 

Masih ada ruang untuk optimisme di ekonomi global. Eksportir besar minyak mentah akan bergembira mendengar kabar bahwa harga minyak WTI mencapai level tertinggi 10 bulan di atas level 50 Dolar Amerika Serikat (AS), tepatnya sekitar 50,85 Dolar AS. Ada sejumlah alasan yang mungkin menjelaskan mengapa investor ingin membuka posisi beli, antara lain potensi gangguan pasokan di Nigeria, ekspektasi peningkatan permintaan global, dan melemahnya Dolar AS. Seluruh faktor ini memberi platform untuk peningkatan harga minyak. Kita juga perlu mengetahui bahwa prospek pertengahan tahun kedua 2016 dari sejumlah institusi terkemuka mengatakan bahwa persediaan minyak mentah global akan mengalami penurunan tajam sehingga dalam jangka waktu menengah harga minyak mungkin semakin menguat.

Walaupun oversuplai minyak di dunia masih terus menciptakan bias negatif terhadap pasar minyak, penutupan mingguan di atas $51 pada akhir pekan perdagangan ini dapat membuka jalan menuju peningkatan harga minyak lebih lanjut. 

GBP terus mengalami sensitivitas tinggi dan pergolakan harga menjelang referendum Uni Eropa yang akan digelar dalam dua pekan mendatang. GBPUSD mengalami pergerakan naik turun tajam. Ayunan harga yang drastis acap kali terjadi. Pasangan mata uang ini diperdagangkan dalam rentang fantastis 300 pip selama dua hari terakhir saja. Berita yang beredar kemarin bahwa investor memindahkan investasi sebesar miliaran GBP dari aset Inggris ke instrumen lain adalah bukti bahwa investor mengalami ketidakpastian serius menjelang referendum bersejarah ini. Hal ini juga menentang opini bahwa keluarnya Inggris dari Uni Eropa tidak akan berpengaruh besar terhadap ekonomi negara tersebut. 

Komentar dari Gubernur Fed Janet Yellen baru-baru ini yang mengatakan bahwa keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) dapat membawa dampak ekonomi sangat besar juga mematahkan argumen bahwa Brexit tidak akan berpengaruh luas terhadap ekonomi global. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penerimaan Pajak Naik, Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat pada Kamis

Penerimaan Pajak Naik, Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat pada Kamis

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:01 WIB

Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998

Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 07:55 WIB

Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing

Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00 WIB

Rupiah Masih Loyo, Cek Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA Hari Ini

Rupiah Masih Loyo, Cek Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA Hari Ini

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 11:26 WIB

Nilai Tukar Rupiah Anjlok di Hari Pertama 2026

Nilai Tukar Rupiah Anjlok di Hari Pertama 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 15:49 WIB

Apa Kabar Rupiah di 2026? Ini Prediksi dan Risiko yang Mengintai

Apa Kabar Rupiah di 2026? Ini Prediksi dan Risiko yang Mengintai

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 07:27 WIB

Nilai Tukar Rupiah Ambruk Gara-gara Kredit Nganggur

Nilai Tukar Rupiah Ambruk Gara-gara Kredit Nganggur

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 18:52 WIB

Nilai Tukar Rupiah Drop Lagi, Ini Pemicunya

Nilai Tukar Rupiah Drop Lagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 17:30 WIB

Ditutup Terpuruk di Rabu Sore, Rupiah Diprediksi Terus Melemah Terhadap Dolar AS

Ditutup Terpuruk di Rabu Sore, Rupiah Diprediksi Terus Melemah Terhadap Dolar AS

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:45 WIB

Nilai Tukar Rupiah Merosot Lagi Jumat Petang, Ini Pemicunya

Nilai Tukar Rupiah Merosot Lagi Jumat Petang, Ini Pemicunya

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 17:19 WIB

Terkini

Menhub Minta Truk Logistik Tahan Operasi Saat Puncak Arus Balik Lebaran

Menhub Minta Truk Logistik Tahan Operasi Saat Puncak Arus Balik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:05 WIB

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:37 WIB

KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:33 WIB

Contraflow Diterapkan di Tol Jakarta - Cikampek Siang Ini

Contraflow Diterapkan di Tol Jakarta - Cikampek Siang Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:17 WIB

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:23 WIB

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:54 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:42 WIB