Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Bikin Bingung Antara PHK dan Sukses Jaringan Supercharger, Tesla Punya Alasan Bisnis Sendiri

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 04 Mei 2024 | 09:44 WIB
Bikin Bingung Antara PHK dan Sukses Jaringan Supercharger, Tesla Punya Alasan Bisnis Sendiri
Tesla Supercharger yang berfungsi untuk berbagai brand EV. Pemerintah Amerika Serikat turut mendukung stasiun ini menjadi lokasi pengisian umum. Sebagai ilustrasi [Shutterstock]

Suara.com - Kabar Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) para pekerja produsen mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) Tesla Incorporation untuk sektor pengisian ulang baterai menyisakan tanda tanya.  

Pasalnya karena Tesla Supercharger atau stasiun pengisian ulang kendaraan listrik Tesla mencetak sukses.

Sebagaimana dikutip dari Business Insider, sederet produsen EV mengadopsi teknologi pengisian daya Tesla. 

Antara lain Ford Motor Company, General Motors, Rivian, dan banyak lagi akan bergabung. 

Mereka akan mengadopsi konektor pengisian daya Tesla, dan pelanggannya akan mendapatkan akses ke jaringan Tesla Supercharger. 

Keikutsertaan para pelaku bisnis EV ini sudah terlihat pada pemungkas 2023, di saat hampir setiap produsen mobil besar mengumumkan rencana untuk mengadopsi North American Charging Standard atau Standar Pengisian Daya Amerika Utara. 

Ini adalah kemenangan besar bagi Tesla dan kepercayaan atas produk Tesla Supercharger milik Elon Musk sebagai yang terbaik. Ia akan membantu seluruh industri kendaraan listrik–bukan hanya Tesla–berkembang. 

Akan tetapi semuanya seolah berbalik drastis, ketika Tesla memberhentikan sebagian besar tim pengisian dayanya, yang berdampak terhadap sekira 500 karyawan. 

Langkah yang ditempuh Elon Musk ini membuat konsumen, kontraktor, dan bahkan produsen otomotif yang baru bermitra jadi pusing memikirkan masa depan. 

baca juga

Berdasar data dari Departemen Energi, jaringan Tesla Supercharger memiliki nilai sampai 100 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekira Rp 1,596 trilliun.

Setelah saham Tesla jatuh menyusul berita PHK, Elon Musk mengatakan via X (atau dulunya Twitter) bahwa Tesla akan mengembangkan jaringan Supercharger namun "dengan kecepatan yang lebih lambat untuk lokasi baru dan dengan lebih fokus pada keandalan”. 

Pernyataan ini sangat berpotensi membuat konsumen Tesla khawatir. Pasalnya akan terjadi antrean yang lebih besar di Tesla Supercharger yang sudah menjadi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Selain berlomba mendapatkan slot dengan sesama pengguna Tesla, EV berbagai brand lain pun membanjiri pengisian ini.

Sampai saat ini, masih belum jelas bagaimana cara Tesla akan memenuhi komitmennya pada 2023 untuk menggandakan jaringan Tesla Supercharger pada akhir tahun ini. Dengan kondisi sebagian adalah hibah pemerintah senilai 17 juta dolar AS.

Di satu sisi, Tesla dengan cepat memperluas jaringan Supercharger beberapa bulan terakhir. 

Jumlah pasokan SPKLU Tesla di Amerika Serikat mencapai sekitar 20.000 pada Agustus, angka yang telah tumbuh sekitar 8 persen setiap kuartal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:41 WIB

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:02 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta

Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:41 WIB

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:17 WIB

Efisiensi Berdarah General Motors Pasang Puluhan Robot Usai PHK Ribuan Pekerja

Efisiensi Berdarah General Motors Pasang Puluhan Robot Usai PHK Ribuan Pekerja

Otomotif | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:41 WIB

Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:13 WIB

Perfect Storm 2026: Saat Harga Pertamax Meroket Bersamaan dengan Ledakan PHK Massal

Perfect Storm 2026: Saat Harga Pertamax Meroket Bersamaan dengan Ledakan PHK Massal

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:29 WIB

Telkom Tutup Belasan Anak Usaha, Danantara Tegaskan Tidak Ada PHK Massal

Telkom Tutup Belasan Anak Usaha, Danantara Tegaskan Tidak Ada PHK Massal

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:37 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB