- Bapanas memantau dampak kenaikan harga plastik akibat gejolak geopolitik global terhadap biaya produksi pangan beras dan gula.
- Pelaku usaha melaporkan kenaikan biaya kemasan sebesar Rp350 per kilogram untuk beras dan Rp150 untuk gula.
- Pemerintah berkoordinasi lintas sektor untuk memastikan stabilitas harga pangan nasional tetap terjaga di bawah Harga Eceran Tertinggi.
Bapanas menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengantisipasi agar kenaikan harga plastik tidak merembet lebih jauh ke harga pangan pokok yang bisa memengaruhi daya beli masyarakat.

“Kami akan intensif berkoordinasi agar fluktuasi ini tidak semakin melebar,” ujar Ketut.
Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia untuk menjaga ketersediaan bahan baku plastik di sektor industri pangan.
Sebelumnya, Kementerian Perindustrian telah menggelar pertemuan dengan pelaku industri hulu hingga hilir untuk memastikan kondisi pasokan plastik tetap terkendali.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyebutkan bahwa secara umum stok plastik dinilai aman, meski pemerintah tetap mewaspadai dinamika global.
“Stok seharusnya tidak ada masalah, tetapi pemerintah tetap akan memantau perkembangan situasi global secara cermat,” ujarnya.